Kiamat Baterai Lama? BYD Resmi Patenkan Baterai Solid-State Baru yang Bikin Jarak Tempuh EV Melar Drastis!
BYD Song Ultra DM-i--
PAGARALAMPOS.COM - Kompetisi teknologi di sektor baterai kendaraan listrik kini memasuki babak krusial. BYD, yang selama ini sukses merajai pasar lewat teknologi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dengan arsitektur Blade Battery, kini melangkah lebih jauh.
Melalui paten baterai solid-state terbaru ini, BYD siap menjawab tiga tantangan terbesar industri EV sekaligus: keamanan ekstrem, kepadatan energi yang berlipat ganda, dan kecepatan pengisian daya yang fantastis.
Beda dari baterai lithium-ion atau LFP tradisional yang menggunakan cairan elektrolit untuk mengalirkan daya, baterai solid-state menggunakan material padat.
Dokumen paten terbaru BYD menunjukkan adanya inovasi pada struktur material elektrolit padat yang memiliki tingkat konduktivitas ionik sangat tinggi namun dengan fleksibilitas mekanis yang baik.
BACA JUGA:Bisa Hemat Puluhan Juta! Ini Rahasia Merawat Transmisi Mobil Matik agar Gak Gampang Rewel
Mengubah Peta Persaingan Otomotif Global
Langkah BYD mematenkan teknologi ini dipandang sebagai peringatan keras bagi para pesaing beratnya dari Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat.
Selama ini, pabrikan seperti Toyota dan Nissan gencar mengampanyekan bahwa mereka memimpin riset solid-state. Namun, dengan paten baru ini, BYD membuktikan bahwa mereka siap melakukan lompatan komersialisasi massal lebih cepat.
Teknologi ini dirancang agar kompatibel dengan platform modular kendaraan listrik milik BYD, yang berarti di masa depan, mobil-mobil listrik massal berharga rasional pun berpotensi menikmati keandalan baterai masa depan ini.
BACA JUGA:Sky Nomad Jadi Kejutan Baru Xiaomi, Mobil Listrik Futuristik yang Siap Curi Perhatian Dunia
BACA JUGA:Pasar Mobil Bekas Gempar! Harga Hyundai Creta Bekas Tahun Ini Anjlok Segini, Saatnya Beli
Pengisian Daya Secepat Mengisi Bensin
Selain jarak tempuh yang masif, dokumen paten BYD juga mengindikasikan kemampuan pengisian daya (charging) yang luar biasa agresif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
