PAGARALAMPOS.COM - Benjolan di daun telinga sering kali membuat khawatir, apalagi jika muncul tiba-tiba dan terasa nyeri.
Kondisi ini sebenarnya cukup umum dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari yang ringan hingga yang memerlukan perhatian medis. Memahami penyebabnya sangat penting agar penanganannya tepat dan tidak menimbulkan komplikasi.
Salah satu penyebab paling umum adalah jerawat. Sama seperti bagian tubuh lainnya, daun telinga juga memiliki pori-pori yang bisa tersumbat oleh minyak dan kotoran.
Jerawat di area ini biasanya terasa sakit saat disentuh dan bisa membesar jika terinfeksi. Selain itu, benjolan juga bisa disebabkan oleh kista sebaceous. Kista ini terbentuk akibat penyumbatan kelenjar minyak di bawah kulit.
BACA JUGA:Jangan Diabaikan! Ini Penyebab Mata Ikan di Tangan dan Cara Ampuh Menghilangkannya!
Bentuknya bulat, terasa lunak, dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit kecuali jika terjadi infeksi. Kista ini sering muncul di area belakang atau bawah daun telinga.
Penyebab lainnya adalah infeksi, terutama jika seseorang memiliki tindikan di telinga. Infeksi bisa terjadi akibat perawatan yang kurang higienis atau penggunaan anting yang tidak steril.
Gejalanya meliputi kemerahan, nyeri, bengkak, bahkan keluarnya cairan. Ada juga kondisi yang disebut bisul. Ini merupakan infeksi bakteri pada folikel rambut atau kelenjar minyak yang menyebabkan benjolan merah berisi nanah.
Bisul biasanya terasa hangat, nyeri, dan bisa pecah jika tidak ditangani dengan baik. Pada beberapa kasus, benjolan di daun telinga juga bisa berupa pembengkakan kelenjar getah bening.
Hal ini biasanya terjadi saat tubuh sedang melawan infeksi, seperti flu atau infeksi tenggorokan. Benjolan jenis ini umumnya terasa lunak dan akan mengecil setelah infeksi mereda.
BACA JUGA:Benjolan di Daun Telinga: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Cara mengatasi benjolan di daun telinga tergantung pada penyebabnya. Untuk benjolan ringan seperti jerawat, Anda bisa mengompresnya dengan air hangat selama 10–15 menit beberapa kali sehari.
Ini membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan. Jika benjolan disebabkan oleh infeksi ringan, menjaga kebersihan area telinga sangat penting.
Hindari menyentuh atau memencet benjolan karena bisa memperparah kondisi. Anda juga bisa menggunakan salep antibiotik sesuai anjuran tenaga medis.
Untuk kista atau benjolan yang tidak kunjung hilang, sebaiknya periksakan ke dokter. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan melakukan tindakan kecil untuk mengeluarkan isi kista atau memberikan obat tertentu.