2.Penggunaan tembakau
Merokok atau mengunyah tembakau dapat meningkatkan risiko kondisi ini.
Zat dalam tembakau mudah menempel pada permukaan lidah, terutama pada papila yang sudah memanjang.
3.Pemakaian obat kumur tertentu
BACA JUGA:Buah Murbei dan Manfaatnya bagi Kesehatan, Superfood Alami yang Jarang Diketahui
Beberapa jenis obat kumur mengandung bahan seperti peroksida yang bersifat mengoksidasi.
Penggunaan berlebihan dapat mengganggu keseimbangan bakteri di mulut dan memicu perubahan warna serta tekstur lidah.
4.Kekurangan cairan (dehidrasi)
Saat tubuh kekurangan cairan, produksi air liur menurun.
BACA JUGA:Khasiat Biji Ketapang untuk Kesehatan: Sumber Nutrisi Alami yang Jarang Diketahui
Akibatnya, keratin pada papila tidak mudah terlepas dan menumpuk lebih lama, sehingga lidah terasa kasar dan tampak seperti berbulu.
Kondisi ini juga sering disertai mulut kering dan bau tidak sedap.
5.Penggunaan antibiotik
Antibiotik dapat membunuh bakteri baik maupun jahat.
BACA JUGA:Khasiat Buah Sawit untuk Kesehatan: Jaga Jantung hingga Dukung Kesehatan Mata
Ketidakseimbangan ini memungkinkan pertumbuhan jamur atau bakteri tertentu secara berlebihan, yang kemudian berkontribusi pada perubahan warna lidah.