BACA JUGA:Penguatan Tata Kelola Arsip, ATR/BPN Terbitkan Permen Kearsipan Baru
Di antaranya dimsum, minuman Jus Dong, serta sejumlah kuliner khas seperti sate bandeng, tekwan, dan pempek.
“Stan ini merupakan kolaborasi dengan teman-teman UMKM di Tangerang.
Kami mencoba memperkenalkan produk-produk unggulan agar lebih dikenal masyarakat,” jelasnya.
Antusiasme serupa juga dirasakan oleh peserta bazar lainnya, Dian Prabudi.
Ia membawa produk kuliner khas berupa nasi kebuli dan mie Aceh yang dipasarkan melalui usaha miliknya, Dianeka Kebuli & Mie Aceh.
BACA JUGA:ATR/BPN Luncurkan Dashboard SDM, Mutasi dan Promosi Kini Lebih Cepat dan Transparan
Dian mengaku sangat senang ketika mendapat kesempatan mengikuti bazar Ramadan di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Bersama sang istri, ia menyiapkan seluruh produk yang dijual secara mandiri, mulai dari proses memasak hingga penyajian.
“Semua yang kami jual merupakan produksi sendiri, mulai dari nasi kebuli sampai mie Aceh.
Harapannya kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan karena sangat membantu UMKM,” ungkap Dian.
Ia menilai bazar yang diselenggarakan pada bulan Ramadan memberikan berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kecil.
Selain meningkatkan pendapatan, kegiatan tersebut juga membuka peluang untuk memperluas jaringan pelanggan.
Tidak hanya menghadirkan aneka kuliner, bazar Ramadan ini juga menyediakan paket sembako murah yang dapat dibeli oleh para pengunjung.
Kehadiran paket kebutuhan pokok tersebut turut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau.