4. Atap Spandek Pasir
Bagi yang menyukai tampilan spandek tetapi ingin mengurangi kebisingannya, spandek berlapis pasir bisa menjadi pilihan.
Permukaan yang dilapisi butiran pasir membantu memecah jatuhan air hujan sekaligus mengurangi suara yang biasanya timbul pada spandek biasa.
5. Genteng Metal Pasir
Jenis ini memiliki konsep serupa dengan spandek pasir, namun berbentuk genteng. Lapisan batuan alami di permukaannya membantu meredam suara sekaligus mengurangi efek gema yang sering muncul pada atap logam saat hujan deras.
6. Atap Shingles (Sirap Modern)
Atap shingles sering digunakan pada rumah bergaya klasik atau cottage. Sistem pemasangannya yang berlapis menciptakan ketebalan tambahan yang mampu menahan suara dari luar, sehingga area di bawahnya terasa lebih tenang.
BACA JUGA:Punya Anak di Rumah? Ini 10 Desain Kolam Renang Indoor Mewah yang Aman dan Privat!
7. Polycarbonate Solid
Berbeda dengan polycarbonate berongga yang lebih tipis, jenis solid memiliki kepadatan material lebih tinggi.
Walaupun tampilannya transparan, polycarbonate solid yang cukup tebal mampu meredam suara hujan dengan lebih baik. Untuk hasil optimal, biasanya disarankan memilih ketebalan minimal sekitar 3 mm.
8. Atap Seng Berinsulasi (Sandwich Panel)
Material ini terdiri dari dua lapisan logam yang di bagian tengahnya terdapat lapisan busa polyurethane. Lapisan busa tersebut berfungsi sebagai isolator yang dapat menahan panas sekaligus meredam suara secara efektif.
9. Genteng Keramik
Genteng keramik memiliki karakteristik mirip dengan genteng tanah liat, tetapi dengan permukaan yang lebih halus karena proses glazing.
BACA JUGA:Inspirasi Desain Rumah 9x12 Minimalis Modern dengan 3 Kamar Tidur!