PAGARALAMPOS.COM – Bagi sebagian orang, suara hujan memang terasa menenangkan. Namun ketika hujan turun deras dan menghantam atap berbahan logam seperti seng atau spandek biasa, bunyi yang muncul sering kali cukup keras hingga mengganggu aktivitas di rumah.
Kini, perkembangan material bangunan menghadirkan berbagai pilihan atap teras yang dirancang untuk mengurangi kebisingan.
Teknologi terbaru pada material tersebut mampu meredam getaran air hujan sehingga suara yang dihasilkan jauh lebih halus dan tidak mengganggu.
Berikut sembilan jenis material atap teras yang dikenal efektif mengurangi suara bising saat hujan.
1. Atap UPVC (Unplasticized Poly Vinyl Chloride)
Material ini semakin populer untuk kanopi maupun teras rumah modern. Atap UPVC, terutama yang memiliki struktur berlapis dengan rongga udara di dalamnya, mampu mengurangi suara hujan secara signifikan hingga sekitar 20 desibel.
BACA JUGA:Bocoran Desain All New Yamaha Mio 2026, Selamat Tinggal Bodinya yang Kecil
Selain itu, material ini juga cukup baik dalam menahan panas matahari sehingga area di bawahnya terasa lebih sejuk.
2. Atap Bitumen
Atap bitumen dibuat dari campuran aspal dan serat selulosa. Teksturnya yang relatif lembut membuat getaran air hujan dapat terserap dengan baik.
Karena sifatnya tidak terlalu kaku, suara yang dihasilkan saat hujan cenderung lebih lembut dibandingkan atap logam biasa.
3. Genteng Tanah Liat
Sebagai material klasik, genteng tanah liat dikenal memiliki kemampuan meredam suara dengan baik. Kepadatan serta bobotnya yang cukup berat membuat suara hujan tidak mudah menembus ke area di bawahnya.
Namun, pemasangan genteng ini memerlukan rangka atap yang kuat karena beratnya cukup besar.
BACA JUGA:8 Desain Teras Mungil yang Bikin Bukber Ramadan 2026 Jadi Super Lega dan Estetik!