Atasi terlebih dahulu masalah kebocoran atau rembesan air.
Bersihkan dinding dari debu dan noda agar daya rekat lem maksimal.
Gunakan primer atau cairan anti-jamur sebagai lapisan dasar tambahan.
Permukaan yang bersih dan kering akan membuat hasil lebih tahan lama.
BACA JUGA:Desain Teras Rumah Klasik yang Memberi Kesan Mewah dan Grand!
3. Gunakan Lem Secara Tepat
Pilih perekat khusus wallpaper yang berkualitas. Campur sesuai petunjuk hingga teksturnya rata dan tidak menggumpal.
Oleskan secara merata, terutama di bagian tepi karena area tersebut paling sering terkelupas. Hindari penggunaan lem berlebihan agar wallpaper tidak mengembang atau berubah bentuk.
4. Hilangkan Udara yang Terperangkap
Saat proses penempelan, ratakan permukaan menggunakan alat seperti scraper plastik. Lakukan gerakan dari tengah ke arah luar untuk mendorong udara keluar.
Jika gelembung dibiarkan, area tersebut bisa menjadi titik lembap yang mempercepat kerusakan.
BACA JUGA:Lahan Sempit Jadi Oase! 7 Desain Taman Belakang Rumah Minimalis Nuansa Villa Bali
5. Rapikan dengan Potongan Presisi
Gunakan cutter yang tajam untuk merapikan bagian sudut atau sambungan. Pisau yang tajam membantu menghasilkan potongan bersih tanpa merusak serat wallpaper.
Dengan memilih bahan yang sesuai, mempersiapkan dinding secara optimal, dan menerapkan teknik pemasangan yang benar, wallpaper kamar aesthetic bisa bertahan lebih lama serta tetap terlihat rapi meski berada di lingkungan yang cukup lembap.