Wamen Ossy Tekankan Pentingnya Pemutakhiran Data Digital sebagai Tanggung Jawab Bersama

Rabu 04-02-2026,08:56 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mengintensifkan pemutakhiran data terhadap sertipikat lama.

Dalam upaya tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, meminta seluruh Kepala Kantor Pertanahan di daerah agar mengawal proses pembaruan data secara konsisten dan berkesinambungan.

Menurut Wamen Ossy, penyelesaian persoalan pertanahan harus diawali dengan pemahaman yang jelas mengenai metode penanganannya.

Ia menekankan pentingnya komunikasi berjenjang apabila ditemukan kendala di lapangan. “Jika membutuhkan dukungan, sampaikan kepada Kepala Kantah.

Selanjutnya dapat diteruskan ke Kepala Kantor Wilayah agar penyelesaian dapat dilakukan bersama-sama,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/2/2026).

BACA JUGA:Tren Pintu Kupu Tarung Kayu Jati 2026: Desain Mewah, Kokoh, dan Bernilai Estetika Tinggi

Secara nasional, Wamen Ossy mengungkapkan masih terdapat sekitar 12 juta bidang tanah yang masuk dalam kategori Kualitas Data Bidang Tanah (KW) 4, 5, dan 6.

Bidang-bidang tersebut umumnya berasal dari sertipikat lama yang belum tercatat secara sistematis dalam basis data digital ATR/BPN sehingga membutuhkan pembaruan informasi.

Ia menjelaskan, kategori KW 4 mencakup bidang tanah dengan data fisik dan yuridis yang telah lengkap, namun belum terpetakan secara spasial.

Pada KW 5, data yuridis telah tersedia, tetapi data fisik dan peta kadastral masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, KW 6 merupakan kategori dengan kebutuhan pembenahan paling menyeluruh karena data fisik, data yuridis, serta peta spasialnya belum memenuhi standar.

BACA JUGA:Wamen Ossy Tegaskan Peran ATR/BPN dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Sumatra

Dalam arahannya kepada jajaran Kantah Kabupaten Pasuruan, Wamen Ossy berharap Provinsi Jawa Timur dapat menjadi salah satu wilayah terdepan dalam percepatan pemutakhiran data pertanahan.

Ia menyebutkan bahwa komitmen dari tingkat Kanwil perlu diperkuat dengan dukungan penuh seluruh jajaran di lapangan agar target nasional dapat tercapai.

Meski demikian, Wamen Ossy mengingatkan pentingnya pendekatan yang realistis dalam penanganan bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6.

Ia menilai perlu dilakukan pemilahan secara cermat untuk menentukan bidang yang dapat segera diselesaikan dan bidang yang membutuhkan penanganan khusus, termasuk kemungkinan melibatkan bantuan dari pihak eksternal.

Kategori :