PAGARALAMPOS.COM - NexPhone diluncurkan sebagai smartphone yang dirancang untuk mengubah peran PC desktop, dengan kemampuan untuk mengoperasikan tiga sistem operasi secara bersamaan, yaitu Android, Linux, dan Windows 11, menggunakan sistem multiboot. Perangkat ini diperkenalkan pada bulan Januari 2026 dan segera menarik perhatian komunitas teknologi di seluruh dunia karena pendekatannya yang berbeda dari smartphone biasa. Ide dasar NexPhone berakar dari kebutuhan komputasi masa kini yang semakin dinamis.
Dalam satu gadget portabel, pengguna dapat beralih antar sistem operasi sesuai dengan kebutuhan, mulai dari penggunaan Android sehari-hari hingga produktivitas dengan Linux atau Windows 11.
BACA JUGA:3 Sepeda Motor Honda Terlaris Sepanjang Waktu di Indonesia Pendekatan ini menjadikan NexPhone bagian dari tren perangkat konvergensi, di mana perbedaan antara smartphone dan komputer menjadi semakin samar. Informasi awal tentang NexPhone menunjukkan bahwa perangkat ini tidak ditujukan untuk pasar umum.
NexPhone lebih fokus pada pengguna profesional, pengembang, dan penggemar teknologi yang membutuhkan perangkat portabel dengan kemampuan komputasi setara dengan PC. Dalam hal ini, NexPhone mencoba memenuhi kebutuhan pasar yang selama ini hanya dilayani oleh solusi desktop mode atau komputasi berbasis dock.
BACA JUGA: Mencari Mobil Bekas untuk Lebaran, Harga Toyota Rush Sekarang Sebegini
Konsep Pengganti Desktop dalam Genggaman
NexPhone berfungsi sebagai pengganti desktop untuk smartphone, sebuah istilah yang menggambarkan perangkat mobile yang dapat menjalankan sistem operasi tingkat desktop sepenuhnya.
Berbeda dengan fitur desktop mode pada smartphone Android yang biasanya hanya berupa antarmuka tambahan, NexPhone dapat menjalankan Linux dan Windows 11 secara langsung melalui sistem multiboot. Pendekatan ini memberikan pengalaman komputasi yang lebih menyeluruh. Ketika terhubung dengan monitor tambahan, keyboard, dan mouse, NexPhone dapat beroperasi seperti PC desktop.
BACA JUGA:Siap Masuk Indonesia! Vivo X300 Ultra Lolos TKDN, Intip Bocoran Spesifikasi Lengkapnya
Pengguna tidak hanya menggunakan aplikasi versi mobile, tetapi juga aplikasi desktop standar, termasuk software untuk produktivitas dan pengembangan. Konsep ini sebenarnya bukan ide baru.
Beberapa produsen sebelumnya telah mencoba mengintegrasikan smartphone dengan PC, tetapi NexPhone melangkah lebih jauh dengan menyediakan tiga sistem operasi berbeda dalam satu perangkat, tanpa bergantung pada virtualisasi yang berat atau remote desktop. Arsitektur Multiboot: Android, Linux, dan Windows 11
Salah satu kelebihan utama NexPhone terletak pada arsitektur multiboot. Pengguna dapat memilih sistem operasi yang ingin digunakan saat perangkat dinyalakan.
Android berfungsi sebagai sistem utama untuk kegiatan sehari-hari, sementara Linux dan Windows 11 disiapkan untuk keperluan kerja dan produktivitas. Linux di NexPhone dirancang bagi pengguna yang memerlukan fleksibilitas tinggi, termasuk akses ke command line, server lokal, dan lingkungan pengembangan.
Di sisi lain, hadirnya Windows 11 memberikan akses ke ekosistem aplikasi desktop yang lebih luas, termasuk perangkat lunak bisnis dan teknik.
Kemampuan untuk menjalankan Windows 11 pada perangkat berukuran smartphone menjadi hal penting.