Apakah Gyoza Sejati dari Jepang? Ini Asal-usulnya

Rabu 21-01-2026,10:46 WIB
Reporter : Fitri
Editor : Almi

Menurut Mooijer, salah satu perbedaan paling signifikan terletak pada isian gyoza yang menggunakan bawang putih dan kadang-kadang jahe.

Bumbu ini memberikan rasa gurih yang kental dan sangat disukai oleh masyarakat Jepang.

Salah satu versi menyebutkan bahwa gaya isian seperti ini bermula dari hidangan untuk para penambang di Fukuoka, yang memerlukan makanan yang dapat memberikan energi.

Meskipun ada banyak versi cerita, gaya ini tetap menjadi ciri khas gyoza Jepang yang membedakannya dari versi aslinya di China.

BACA JUGA:Kelezatan Kuliner Nusantara: Menikmati Sate, Nasi Goreng, dan Makanan Ikonik Indonesia

Selain bahan isi, kulit gyoza juga berbeda.

Kulit gyoza di Jepang umumnya diproduksi dengan menggunakan mesin, sehingga lebih tipis dan seragam.

Sementara itu, jiaozi di China kerap menggunakan kulit yang dibuat tangan yang lebih tebal dan bervariasi tergantung pada daerahnya.

Menurut Japan Times, terdapat variasi unik yang dikenal dengan hanetsuki gyoza atau gyoza bersayap di Jepang.

BACA JUGA:Menikmati Kuliner Khas Makassar yang Selalu Bikin Rindu, Ini Deretan Rasanya!

Dalam metode ini, campuran air dan tepung maizena dituangkan ke dalam wajan saat menggoreng.

Campuran ini menciptakan lapisan tipis berwarna keemasan yang menyatukan setiap gyoza di bagian bawahnya.

Lapisan tersebut menyerupai “sayap” yang renyah, memberikan tambahan tekstur yang menggoda.

Selain enak, penampilannya juga sangat menarik. Metode ini sepenuhnya merupakan inovasi dari Jepang dan tidak ada dalam versi jiaozi dari China.

BACA JUGA:Kuliner Khas Bangka Belitung, Cita Rasa Laut yang Bikin Ketagihan!

Gyoza Jepang

Kategori :