Material bangunan turut berperan besar dalam menunjang konsep ini.
Umumnya, rumah net-zero menggunakan material dengan daya isolasi termal yang baik, seperti dinding berlapis, kaca low-e, dan atap reflektif.
Material tersebut membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil sehingga penggunaan AC dapat diminimalkan.
Keuntungan lainnya terletak pada penghematan biaya jangka panjang.
BACA JUGA:Carport Mini Hemat Lahan: Solusi Parkir Mobil Kota dengan Desain Minimalis Modern
Walaupun biaya awal pembangunan dan pemasangan sistem energi terbarukan relatif lebih tinggi, tagihan listrik bulanan dapat ditekan secara signifikan, bahkan mendekati nol.
Seiring waktu, investasi ini akan kembali melalui efisiensi energi yang berkelanjutan. Tak hanya itu, konsep rumah net-zero juga mendorong pola hidup yang lebih berkelanjutan.
Penghuni menjadi lebih bijak dalam menggunakan energi dan air.
Banyak rumah net-zero dilengkapi sistem pemanenan air hujan, perangkat hemat energi, serta teknologi smart home untuk memantau konsumsi listrik secara real-time.
Dari sisi visual, rumah minimalis net-zero tetap tampil modern dan elegan.
Panel surya kini hadir dengan desain yang lebih ramping dan menyatu dengan atap, sehingga tidak mengganggu tampilan fasad.
Interior rumah pun dirancang sederhana, fungsional, dan nyaman sesuai prinsip minimalis.
Secara menyeluruh, rumah net-zero menawarkan solusi hunian masa depan yang memadukan efisiensi energi, kepedulian terhadap lingkungan, serta kenyamanan hidup.
BACA JUGA:Harley-Davidson Memperkenalkan 8 Model Baru 2026, Semua Memiliki Fitur Terbaru
Dengan perkembangan teknologi yang semakin terjangkau dan meningkatnya kesadaran publik, konsep ini berpotensi menjadi standar baru hunian modern ke depannya.