6. Panaskan minyak dengan suhu stabil
Gunakan minyak banyak dan pastikan suhunya sekitar 180–190°C. Jika minyak terlalu dingin, kentang menyerap minyak berlebih. Jika terlalu panas, bagian luar cepat gosong sementara dalamnya belum matang.
7. Goreng bertahap
Jangan memasukkan terlalu banyak kentang sekaligus. Goreng dalam beberapa kali agar suhu minyak tetap stabil dan kentang matang merata.
8. Coba metode dua kali goreng
Untuk hasil ekstra renyah, goreng kentang sekali pada suhu sedang hingga setengah matang, angkat dan tiriskan, lalu goreng kembali pada suhu lebih tinggi hingga cokelat keemasan.
BACA JUGA:Pulau Pandan: Surga Alam dengan Jejak Sejarah Belanda di Sumatera Barat
BACA JUGA: Jejak Peradaban Hindu di Sumatera Selatan: Sejarah dan Keunikan Candi Bumi Ayu
9. Tiriskan minyak dengan baik
Gunakan saringan atau letakkan di atas rak kawat agar minyak berlebih menetes. Cara ini membuat kentang lebih kering dan tahan lama.
10. Simpan dengan sirkulasi udara
Jika ingin disimpan, jangan gunakan wadah tertutup rapat. Simpan dalam kantong kertas atau wadah terbuka agar uap air tidak membuat kentang lembek.
11. Taburi bumbu sesuai selera
Setelah matang, tambahkan garam, bubuk cabai, keju, atau rempah favorit untuk menambah cita rasa.
BACA JUGA:Ketika Sejarah Indonesia Nyaris Punah: Kisah Pemberontakan yang Terlupakan
12. Sajikan saat hangat