BACA JUGA:5 Tanda Rabies Setelah Digigit Anjing yang Harus Diwaspadai!
Namun, gatal akan terasa lebih cepat jika seseorang sering tergigit oleh serangga ini.
Keberadaan kutu kasur juga bisa terdeteksi di tempat tidur, yang ditandai oleh:
1. Bekas darah pada sprei
2. Noda hitam dari kotoran kutu
3. Aroma khas (bau busuk) di area persembunyiannya
4. Kapan Harus ke Dokter
BACA JUGA:Harus Banget Nih Kalian Ketahui! 5 Manfaat Bengkuang Untuk Kesehatan Tubuh
Segera konsultasi ke dokter jika muncul reaksi serius akibat gigitan kutu kasur, seperti gatal yang sangat menyakitkan, bekas gigitan yang membengkak dan kemerahan, atau munculnya lepuh di area tersebut.
Gigitan kutu kasur dapat merusak kulit, khususnya jika area yang digigit digaruk.
Kulit yang terluka ini berpotensi menjadi jalan masuk bagi bakteri dan mengakibatkan infeksi kulit, seperti selulitis.
Segera ke dokter jika mengalami gejala berikut:
BACA JUGA: Ini Beberapa Ciri Gigitan Kutu Kucing pada Manusia yang Harus Diketahui!
- Nyeri yang menjalar dari area gigitan
- Pembengkakan dan kemerahan di sekitar bekas gigitan
- Kulit terasa hangat saat disentuh
- Demam dan menggigil
- Pembengkakan kelenjar getah bening
- Keluarnya cairan atau nanah dari bekas gigitan
BACA JUGA:Buah Gambir: 8 Kegunaan Kesehatannya yang Harus Diketahui
Diagnosis Kutu Kasur
Jika Anda mencurigai telah terinfeksi gigitan kutu kasur, segera lakukan pemeriksaan pada tempat tidur dan rumah untuk memastikan ada tidaknya serangga ini.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan di malam hari saat kutu kasur beraktivitas.
Perhatikan apakah ada jejak darah atau noda hitam kecil dari kotoran kutu di kasur.