Seni dan arsitektur Mesir kuno juga meninggalkan jejak mendalam yang bertahan hingga kini.
Lukisan dinding di dalam piramida dan kuil masih bisa kita saksikan, dengan warna yang relatif terjaga meskipun sudah berusia ribuan tahun.
Tulisan hieroglif yang rumit membuktikan kemampuan komunikasi yang maju.
Peninggalan patung patung besar seperti Sphinx di Giza juga menjadi daya tarik luar biasa yang terus dikagumi wisatawan dunia.
BACA JUGA:Mengungkap Sosok Pangeran yang Ada di Mata Uang, Jejak Sejarah dan Peran Besarnya untuk Indonesia
Sistem pengetahuan yang berkembang di Mesir kuno pun tidak kalah penting.
Mereka sudah memahami perhitungan astronomi untuk menentukan siklus pertanian.
Mereka juga telah mengenal konsep matematika sederhana yang dipakai dalam pembangunan piramida.
Bidang kedokteran menunjukkan kemajuan dengan ditemukannya naskah papirus yang berisi resep obat dan teknik penyembuhan.
BACA JUGA:Mengungkap Sosok Pangeran yang Ada di Mata Uang, Jejak Sejarah dan Peran Besarnya untuk Indonesia
Semua itu menunjukkan betapa cerdasnya masyarakat Mesir dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan.
Mumi yang ditemukan di berbagai makam firaun memberi gambaran jelas tentang tradisi pengawetan jasad.
Keyakinan akan kehidupan setelah mati membuat orang Mesir kuno berusaha menjaga tubuh agar tetap utuh.
Proses mumifikasi yang rumit menjadi warisan ilmu yang masih dipelajari hingga kini.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Abui: Jejak Leluhur dan Pelestarian Budaya di Pulau Alor!
Dari sana pula lahir banyak penelitian modern tentang anatomi dan kesehatan.