Gigitan serangga di telapak kaki dapat menyebabkan gatal. Selain itu, umumnya gigitan tersebut juga membuat kulit merah dan berbintil. Gatal yang muncul akibat gigitan serangga biasanya akan berangsur mereda dalam beberapa hari.
Namun, untuk mengurangi rasa gatal yang mengganggu, Anda bisa mencoba melakukan beberapa cara sederhana berikut ini:
- Bersihkan area yang terkena gigitan dengan sabun dan air bersih.
- Kompres area yang tergigit serangga dengan handuk basah dingin selama 10 menit.
- Angkat kaki lebih tinggi dari dada untuk mengurangi pembengkakan.
- Usahakan untuk tidak menggaruk area yang gatal atau kemerahan.
- Jika rasa gatal tidak berkurang dengan cara-cara di atas, Anda dapat menggunakan antihistamin untuk mengurangi rasa gatal.
- Jika gatal semakin parah, tidak kunjung membaik dalam beberapa hari, atau disertai gejala infeksi seperti nanah, nyeri, atau demam, segera temui dokter untuk mendapatkan perawatan.
4. Infeksi tungau atau scabies
Infeksi tungau, yang lebih dikenal dengan sebutan kudis, dapat menyebabkan beberapa gejala seperti ruam dengan bentol, kulit bersisik atau melepuh, serta rasa gatal yang bisa semakin parah terutama di malam hari.
Kudis tidak akan sembuh dengan sendirinya. Untuk mengatasi gatal di telapak kaki akibat kudis, diperlukan obat untuk membunuh tungau, seperti salep permethrin, serta obat antihistamin sesuai dengan resep dokter.
BACA JUGA:Kulit Gatal dan Ruam Setelah Konsumsi Daging Merah? Waspadai Alerginya dan Simak Cara Mengatasinya!
Scabies adalah penyakit kulit yang menular. Meskipun demikian, penyebaran infeksi ini dapat dicegah dengan mencuci tempat tidur atau sprei serta selimut yang telah kontak dengan pasien menggunakan air panas dan dijemur. Di samping itu, sebaiknya tidak berbagi perlengkapan mandi atau pakaian dengan orang yang terjangkit scabies.
Dermatitis pada Kaki
Penyebab gatal di telapak kaki yang lain adalah dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah reaksi alergi yang muncul di kulit, memicu gejala seperti gatal, kemerahan, kulit kering, serta rasa nyeri atau perih akibat kontak langsung dengan alergen.
Pada kaki, alergi dapat dipicu oleh bahan tertentu dalam alas kaki, misalnya kulit atau karet, bahan kimia dalam sepatu, atau aksesori yang terdapat pada sepatu.
Untuk mengatasi gatal di telapak kaki yang disebabkan oleh dermatitis, langkah-langkah yang bisa diambil meliputi menjauhkan diri dari penyebab alergi, mengompres telapak kaki dengan es selama 15 hingga 30 menit, dan menghindari menggaruk telapak kaki.
Jika Langkah-langkah tersebut tidak berhasil meredakan gatal, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh perawatan yang tepat. Dokter mungkin akan meresepkan obat seperti salep atau krim kortikosteroid serta antihistamin untuk mengurangi rasa gatal.
BACA JUGA:Sama-sama Menyebabkan Gatal, Ini Dia Perbedaan Antara Ketombe dan Dermatitis Seboroik!
Cara Mencegah Gatal di Telapak Kaki
Gatal di telapak kaki bisa sangat mengganggu. Untuk mencegahnya, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, antara lain:
- Bersihkan kaki bila kotor dan keringkan setelahnya.
- Oleskan pelembap pada kaki setelah mandi.
- Hindari mengenakan sepatu saat kaki masih basah.
- Jangan menggaruk kaki.
- Kenakan kaus kaki yang nyaman, seperti dari katun atau wol, serta ganti kaus kaki setiap kali basah.
Jika Anda sudah mencoba beberapa cara di atas namun gatal di telapak kaki masih saja muncul, sering terjadi, atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter kulit untuk mengetahui penyebabnya.