Yang ditulis dalam suasana musim panas yang suram dan gelap akibat letusan Tambora.
Eksplorasi Modern dan Warisan Tambora
Pada abad ke-20 dan ke-21, Gunung Tambora mulai dijelajahi kembali oleh para ilmuwan, sejarawan, dan peneliti.
Mereka menemukan sisa-sisa peradaban yang terkubur di bawah lapisan abu, termasuk bangunan dan kerangka manusia yang menjadi bukti kedahsyatan letusan.
BACA JUGA:Benteng Martello: Saksi Bisu Pertahanan Kolonial di Pesisir Jakarta
Gunung Tambora kini menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Gunung Tambora, yang dilestarikan untuk melindungi ekosistem dan warisan geologisnya.
Meski masih berstatus aktif, aktivitas vulkanik Tambora telah mereda dan gunung ini menjadi tujuan wisata petualangan bagi para pendaki dan peneliti dari seluruh dunia.