Generasi muda yang tumbuh di kota atau di luar daerah sering kali mulai kehilangan koneksi dengan akar adat dan identitas kesukuannya. Namun, berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga warisan budaya ini.
Di beberapa daerah, diadakan festival adat, pelatihan bahasa dan budaya Minang, serta penguatan kembali fungsi penghulu dan ninik mamak (tokoh adat) agar nilai-nilai suku tetap hidup dan relevan di era modern.