Sejarah Gunung Lewotobi: Gunung Kembar yang Menyimpan Pesona dan Misteri!

Sabtu 21-06-2025,20:49 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

Gunung Lewotobi bukan hanya gunung secara fisik, tetapi juga dipercaya sebagai tempat tinggal roh-roh leluhur dan penjaga alam.

Masyarakat adat kerap mengadakan ritual di kaki gunung, terutama pada waktu-waktu tertentu yang dianggap sakral.

Dalam mitologi lokal, Lewotobi Laki-laki dan Perempuan adalah pasangan suami istri yang saling melindungi.

dan keduanya dipercaya mampu "berbicara" lewat tanda-tanda alam, seperti gemuruh atau kepulan asap.

Salah satu mitos yang berkembang adalah bahwa jika Lewotobi Perempuan mengeluarkan asap atau api.

itu pertanda bahwa ia sedang "marah" karena ketidakharmonisan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Oleh karena itu, warga sekitar sangat menjaga kelestarian hutan dan aturan adat sebagai bentuk penghormatan terhadap "penghuni" gunung.

BACA JUGA:Sejarah dan Makna Rumah Adat Banua Maoge: Warisan Budaya Suku Mandar yang Sarat Nilai Filosofis!

Potensi Wisata dan Pendakian

Meski tergolong aktif, Gunung Lewotobi menawarkan potensi wisata yang luar biasa.

Bagi para pecinta alam dan pendaki, jalur pendakian ke puncak Lewotobi Laki-laki menyajikan panorama hutan tropis,

udara yang sejuk, serta pemandangan yang spektakuler dari ketinggian. Di hari cerah, pendaki bisa melihat laut Flores dari kejauhan.

Selain wisata alam, kawasan di sekitar gunung juga dikenal dengan budaya lokal yang kuat.

Wisatawan bisa menyaksikan rumah-rumah adat, tarian tradisional, dan mencicipi kuliner khas Flores Timur yang kaya rempah.

Kategori :