BACA JUGA:Sejarah Suku Bawean: Menelusuri Jejak Budaya di Pulau Kecil yang Kaya Tradisi!
Ia didampingi oleh tokoh-tokoh adat seperti batin, jenang, monti, dan pemuka agama seperti imam dan khatib.
Struktur Sosial dalam Kehidupan Modern
Kehidupan sosial masyarakat Melayu Riau saat ini cenderung lebih egaliter dibanding zaman kerajaan.
Meskipun demikian, pengakuan terhadap kelompok bangsawan, keturunan raja, tokoh adat, ulama, dan orang terpandang masih tetap ada, sebagai bentuk penghargaan terhadap peran historis mereka.
Seni Budaya dan Tradisi
Seni dan budaya Melayu Riau sangat kental dengan nuansa keislaman. Sastra bernafaskan religi dinyanyikan dengan iringan alat musik tradisional seperti rebana, berdah, dan kompang.
Pertunjukan rakyat seperti Makyong, Dul Muluk, dan Mendu juga menjadi bagian dari ekspresi budaya mereka.
BACA JUGA:Sejarah Suku Moronene: Warisan Leluhur yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi!
BACA JUGA:Kerak Telor. Makanan Betawi Paling Terkenal Kesukaan Bangsawan Belanda? Ini Sejarahnya!
Bahkan, musik Melayu dianggap sebagai salah satu akar dari lahirnya musik dangdut yang kini populer di seluruh Indonesia.
Agama dan Sistem Kepercayaan
Mayoritas masyarakat Melayu di Riau telah memeluk agama Islam sejak abad ke-11 Masehi.
Meski begitu, unsur kepercayaan terhadap kekuatan supranatural masih dapat ditemukan.
Tokoh seperti bomo atau dukun masih memiliki peran dalam praktik pengobatan tradisional dan ritus adat.
Mereka dipercaya memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan makhluk gaib seperti buaya putih, ular bidai, harimau tengkis, dan makhluk halus lainnya.