Sekilas memang mirip dengan sebuah nasi liwetnya Solo, namun nasi ayam ini biasa disajikan dengan tambahan sate telur puyuh, satu usus, dan teh hangat.
Perbedaan lainnya adalah sebuah nasi liwet menggunakan kuah areh, sedangkan nasi ayam memakai kuah opor kuning.
Untuk penyajiannya cukup sederhana, yakni hanya berada di atas piring yang telah diberi sebuah alas dari daun pisang dengan isian seperti yang telah disebutkan seperti di atas.
Garangg Asem
BACA JUGA:Nikmat dan Ramah di Dompet, Yuk Coba 4 Wisata Kuliner Favorit di Magelang
Olahan tradisional garang asem termasuk sebuah makanan khas Semarang yang enak berupa ayam dengan kuah santan berbumbu belimbing wuluh dan cabai.
Uniknya, ayam dan kuah santan dimasak dengan dimasukkan ke dalam sebuah daun pisang terlebih dahulu lalu ditutup atasannya dengan lidi.
Untuk menambah sebuah kenikmatannya, biasanya garang asem diberi tambahan nasi hangat, tempe goreng, jeroan ayam yang ditusuk seperti sate, dan perkedel.
Kamu bisa di salah satunya ada di sebuah restoran dengan alamat di Jalan Gajah Mada.
BACA JUGA:Rahasia Kelezatan Coto Makassar yang Membuatnya Selalu Dirindukan Penikmat Kuliner Nusantara
Tahuu Gimbal
Dari namanya saja sudah terlihat bahwa tahu gimbal adalah sebuah olahan yang terdapat tahu dan gimbal dalam penyajiannya.
Namun lebih dari itu, lantaran terdapat sebuah potongan lontong dan kol yang disiram bumbu kacang dan petis dalam satu porsinya.