Keris Palembang hingga Siwar: Pusaka Senjata Tradisional Sumatera Selatan

Kamis 05-06-2025,20:02 WIB
Reporter : Devi
Editor : Almi

Tombak Trisula adalah senjata berbentuk tombak dengan tiga mata bilah di ujungnya.

Dahulu, senjata ini digunakan oleh prajurit Kesultanan Palembang dalam pertempuran.

Keistimewaan Trisula terletak pada desainnya yang memungkinkan pemakainya menyerang dari berbagai arah secara bersamaan.

Selain fungsi sebagai senjata, Trisula juga mengandung makna filosofis, yaitu keseimbangan antara hidup, mati, dan kebijaksanaan.

BACA JUGA:Sejarah Suku Kampai: Menelusuri Jejak Budaya dan Identitas Etnis Tersembunyi di Pesisir Sumatra Barat!

Saat ini, senjata ini masih dipakai dalam pertunjukan seni bela diri dan dijaga sebagai bagian dari kebudayaan Sumatera Selatan.

Pedang Jenawi

Pedang Jenawi merupakan senjata tajam yang digunakan oleh prajurit dan bangsawan Palembang di masa lampau.

Pedang ini memiliki bilah panjang dan ramping, cocok untuk pertempuran jarak dekat.

Pedang Jenawi sering menjadi senjata para pasukan Kesultanan Palembang ketika melawan penjajah.

BACA JUGA:Puri Saren Agung: Jejak Kejayaan Kerajaan Ubud yang Tetap Hidup dalam Tradisi dan Budaya Bali!

Kini, keberadaan Pedang Jenawi tetap dijaga sebagai koleksi budaya dan sejarah.

Selain itu, senjata ini juga sering dipertunjukkan dalam seni bela diri tradisional untuk memperkenalkan budaya leluhur kepada generasi muda.

Siwar

Siwar adalah jenis golok tajam yang digunakan masyarakat Sumatera Selatan, terutama dalam kegiatan berburu dan bertani.

BACA JUGA:Angkat Warisan Budaya Batik Bunga Kecubung

Kategori :