Menelusuri Keistimewaan Rumah Adat Tongkonan dari Toraja

Jumat 23-05-2025,14:56 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

Kedua bangunan ini biasanya saling berhadapan dengan fungsi yang berbeda.

Alang berfungsi sebagai tempat menyimpan padi yang masih bertangkai. Tiang alang terbuat dari kayu palem agar tikus tidak dapat masuk.

Di bagian depan, terdapat ukiran ayam dan matahari yang melambangkan penyelesaian suatu perkara.

Di antara banua dan alang terdapat halaman luas bernama ulu ba’ba, yang dimanfaatkan sebagai area kerja, penjemuran padi, tempat bermain anak-anak, dan ruang pengikat kompleks. Halaman ini juga digunakan untuk pelaksanaan ritual kematian.

BACA JUGA:Sejarah Tugu Keris Siginjai Jambi: Simbol Kebanggaan dan Warisan Budaya Melayu!

BACA JUGA:Sejarah Perjalanan Tugu Juang Siliwangi: Simbol Keteguhan dan Semangat Perjuangan Rakyat Sunda!

Rumah adat Tongkonan biasanya dihiasi dengan empat warna utama: hitam, kuning, putih, dan merah. Warna-warna tersebut bukan sekadar dekorasi, melainkan memiliki makna mendalam.

Putih melambangkan kesucian dan tulang, kuning menandakan kekuasaan serta berkah dari Tuhan, merah menggambarkan darah atau kehidupan, dan hitam melambangkan kegelapan serta kematian.

Sebagian besar bahan rumah Tongkonan terbuat dari kayu, terutama kayu uru yang terkenal kuat dan tahan lama.

Atap rumah biasanya dari bambu dengan desain menyerupai perahu, sebagai pengingat perjalanan nenek moyang Toraja yang menyeberangi laut menggunakan perahu untuk sampai di Sulawesi.

BACA JUGA:Sejarah dan Makna Filosofis Tugu Abel di Lereng Gunung Marapi: Simbol Persatuan dan Warisan Budaya Minangkabau

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Tugu Poci: Simbol Budaya dan Identitas di Tanah Melayu!

Dinding rumah terbuat dari kayu dan uniknya, masyarakat Toraja membangun Tongkonan tanpa menggunakan paku atau besi. Teknik sambungan kayu tradisional membuat rumah ini kokoh dan mampu bertahan ratusan tahun.

Kayu yang digunakan, khususnya kayu uru, harus berusia minimal 10 tahun dan proses penebangannya mengikuti adat istiadat setempat agar tetap menghormati lingkungan dan leluhur.

Kategori :