Pemerintah daerah bersama masyarakat adat berupaya menjadikan Gunung Puti sebagai bagian dari paket wisata budaya Minangkabau.
Langkah-langkah seperti penyusunan kembali cerita rakyat dalam bentuk buku, pembangunan jalur pendakian yang ramah pengunjung, dan pementasan seni tradisional mulai digalakkan.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gereja Katedral: Warisan Iman dan Arsitektur di Tengah Jakarta!
Di sisi lain, akademisi dan pegiat budaya mendorong pelestarian kisah Gunung Puti sebagai bagian dari kekayaan sastra lisan Minangkabau.
Mereka percaya bahwa cerita rakyat seperti ini tidak hanya memperkaya identitas daerah, tapi juga dapat menjadi sumber pembelajaran moral dan filosofi hidup.