Ciri fisik orang-orang Asmat meliputi tubuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata orang Indonesia.
BACA JUGA:Selain Miliki Keindahan Alam, Ternyata Segelintir Suku Papua Masih Lakukan Kanibalisme!
Untuk perempuan di sana, tinggi badan mereka rata-rata sekitar 162 cm, sedangkan untuk laki-laki berkisar di angka 172 cm.
Mereka umumnya menetap dalam sebuah desa yang terdiri dari satu Rumah Bujang yang berfungsi sebagai tempat untuk pelaksanaan upacara agama dan adat.
5. Suku Korowai
Suku ini dikenal akan keunikan mereka yang hidup di rumah-rumah yang terbuat dari pohon.
Mereka tinggal di atas rumah pohon yang sangat tinggi, dengan ketinggian antara 15 hingga 50 meter.
BACA JUGA:Keunikan dan Filosofi Tersembunyi di Balik 3 Rumah Adat Suku Papua
Korowai adalah nama salah satu suku yang ada di Papua yang menghuni daerah dataran rendah di selatan pegunungan Jayawijaya.
Masyarakat Suku Korowai tinggal di wilayah rawa, hutan mangrove, serta lahan basah. Suku ini terkenal sebagai salah satu suku kanibal di Papua.
Umumnya, orang-orang Suku Korowai tidak mengenakan koteka seperti banyak suku Papua lainnya.
Kebutuhan hidup mereka dipenuhi melalui kegiatan berburu dan pengumpulan makanan. Keunikan Suku Korowai terletak pada tempat tinggal mereka yang berada di atas rumah pohon.
BACA JUGA:Harga Emas Naik Lagi di Pagar Alam, Warga Mulai Kurangi Jumlah Pembelian
Jadi, itulah lima suku yang ada di Papua beserta tradisinya.
Menarik, bukan? Sebagai generasi muda, kita seharusnya menjaga tradisi di daerah kita agar tidak hilang ditelan waktu.