Terungkap Amangkurat I, Raja Kejam yang Membuat Rakyat Menderita

Jumat 02-05-2025,23:00 WIB
Reporter : Yogi
Editor : Gelang

ulama dibantai karena dianggap terlalu dekat dengan rakyat dan bisa membangkitkan perlawanan. 

Bahkan, saudaranya sendiri Pangeran Alit dibunuh karena dituduh ingin merebut takhta.

Tuduhan itu belum tentu benar, tapi di istana yang penuh kecurigaan, kebenaran hanyalah soal siapa yang lebih dulu menuduh.

Rakyat melihat semua itu. 

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Selogriyo: Warisan Candi Tersembunyi di Lereng Gunung Sumbing!

Mereka tidak buta. 

Mereka tidak tuli. 

Mereka tahu, kerajaan ini tak lagi berdiri di atas rasa hormat, melainkan rasa takut. 

Faktanya, dia bukanlah raja yang disukai sebaliknya, dia adalah raja yang menakutkan. Ketakutan selalu ada dalam sejarah kekuasaan.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Candi Brahu: Warisan Budaya dari Jantung Kerajaan Majapahit!

Puncak kebenciannya meletus dalam pemberontakan Trunajaya tahun 1674. 

Seorang bangsawan Madura yang merasa terpinggirkan, mengangkat senjata. 

Dan rakyat mendukung Bukan karena mereka mencintai Trunajaya, tetapi karena mereka muak dengan Amangkurat I. 

Bahkan anak kandung sang raja, Pangeran Rahmat (kelak menjadi Amangkurat II), diam-diam bersimpati pada pemberontak.

BACA JUGA:Sejarah Desa Situs Trowulan: Jejak Kejayaan Majapahit di Tanah Mojokerto!

Istana Mataram di Plered direbut oleh Trunajaya, dan Mangkurat I melarikan diri.

Kategori :