PAGARALAMPOS.COM - Layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) telah menjadi standar pada banyak smartphone Android kelas menengah hingga flagship karena kemampuannya menghasilkan warna yang vibrant, kontras yang superior dengan warna hitam pekat, dan efisiensi daya yang lebih baik pada area hitam layar.
Namun, layar AMOLED juga memiliki karakteristik tertentu yang memerlukan perawatan khusus agar kualitas dan masa pakainya tetap terjaga. Berikut adalah beberapa cara efektif untuk merawat layar AMOLED pada HP Android Anda:
1. Hindari Terlalu Lama Menampilkan Gambar Statis dengan Kecerahan Maksimal
Salah satu isu yang dapat terjadi pada layar AMOLED adalah burn-in atau image retention. Kondisi ini terjadi ketika piksel pada layar terus-menerus menampilkan gambar statis dalam waktu yang lama dengan tingkat kecerahan yang tinggi.
Akibatnya, bayangan samar dari elemen antarmuka seperti bilah navigasi, ikon aplikasi, atau keyboard dapat tertinggal secara permanen pada layar.
BACA JUGA:Pintasan Praktis, Aktifkan Jendela Mengambang di HP Oppo dan Xiaomi dengan Langkah Ini
Untuk mencegah burn-in:
Kurangi tingkat kecerahan layar: Gunakan tingkat kecerahan yang sesuai dengan kondisi lingkungan. Hindari penggunaan kecerahan maksimal dalam waktu yang lama, terutama saat menampilkan gambar statis.
Aktifkan fitur adaptive brightness: Fitur ini akan secara otomatis menyesuaikan tingkat kecerahan layar berdasarkan cahaya sekitar, membantu mengurangi risiko burn-in.
Gunakan dark mode: Mode gelap menampilkan lebih banyak piksel hitam, yang berarti piksel tersebut tidak aktif dan tidak mengalami tekanan yang sama seperti piksel yang terus menyala. Ini dapat membantu mengurangi risiko burn-in dan juga menghemat daya baterai.
Aktifkan screen timeout yang singkat: Atur waktu tunggu layar (screen timeout) ke durasi yang lebih singkat agar layar tidak terus menyala saat tidak digunakan.
Gunakan wallpaper dan tema yang dinamis: Wallpaper dan tema yang berubah-ubah dapat membantu mencegah piksel yang sama menampilkan gambar statis dalam waktu yang lama.
Hindari penggunaan aplikasi dengan elemen statis yang intens dalam waktu lama: Jika memungkinkan, batasi penggunaan aplikasi yang memiliki elemen antarmuka statis yang terus-menerus ditampilkan, terutama dalam durasi yang panjang.
BACA JUGA:Inovasi Terjangkau, Blackview Hero 10 Hadir sebagai HP Lipat Paling Ekonomis
2. Kelola Pengaturan Layar dengan Bijak