Batu-Batu Berbisik dari Lembah Sulawesi, Misteri Peradaban yang Hilang!

Rabu 16-04-2025,20:35 WIB
Reporter : Meydia
Editor : Almi

2. Besoa Kompleks Struktur Pemakaman dan Batu-Batu Ritual

Berpindah ke Lembah Besoa di wilayah Kabupaten Sigi, situs megalitikum di sini memiliki karakteristik berbeda. Jika Bada dikenal dengan arca antropomorfik maka Besoa lebih menonjolkan struktur batu berfungsi ritual dan pemakaman.

BACA JUGA:Simak! Sejarah dan Asal Usul Suku Batak, Menelusuri Jejak Peradaban di Sumatera Utara

BACA JUGA:Bagaimana Corak Agama yang Dianut di Kerajaan Tarumanegara? Simak Sejarah Lengkapnya!

Di sini ditemukan banyak kalamba (semacam peti batu besar), tutu’na (batu penutup), serta batu-batu meja yang diduga digunakan dalam upacara adat. Kalamba berbentuk silinder besar dengan diameter bisa mencapai 2 meter dan tinggi 1,5 meter. Beberapa memiliki ukiran simbolik yang belum berhasil dipecahkan maknanya hingga kini.

Yang membuat kagum, batu-batu ini berasal dari lokasi yang jauh dari tempat ditemukannya kalamba. Artinya masyarakat kuno harus mengangkut batu-batu seberat ratusan kilogram melintasi medan berat tanpa alat berat modern. Ini menimbulkan pertanyaan besar teknologi apa yang mereka gunakan?

3. Napu Pusat Ritual dan Jejak Komunitas Purba

Situs Napu yang juga berada di kawasan Lore Lindu, mengandung campuran unsur dari dua situs sebelumnya. Di sini ditemukan arca kecil, kalamba dan menhir-menhir yang diyakini sebagai penanda batas wilayah atau simbol pemujaan terhadap roh alam.

BACA JUGA:Terungkap, Kenapa Minangkabau Menganut Sistem Matrilineal? Inilah Akar Sejarahnya

BACA JUGA:Sejarah Raja Mataram Kuno Tinggalkan 45 Prasasti Selama Masa Pemerintahannya!

Lingkungan sekitar Napu masih sangat alami dan jarang dikunjungi sehingga banyak peninggalan yang belum terpetakan secara menyeluruh.  Penduduk lokal hingga kini masih menghormati situs-situs ini menganggapnya sebagai tempat suci yang tidak boleh sembarangan dijamah.

Beberapa warga percaya bahwa arca dan batu di Lembah Napu menyimpan energi gaib dan bisa membawa kutukan jika dipindahkan sembarangan. Tidak sedikit juga cerita rakyat yang menyebut bahwa arca-arca tersebut dulunya adalah manusia yang dikutuk menjadi batu karena melanggar adat.

Misteri Tanpa Jawaban

Salah satu misteri terbesar dari situs megalitikum di Sulawesi Tengah adalah siapa pembuatnya. Tidak ada catatan sejarah atau tradisi lisan yang menjelaskan asal-usul secara tuntas.

BACA JUGA:Mengapa Suku Melayu Deli Memiliki Kekayaan Budaya? Ini dia Sejarah yang Wajib Kamu Simak

BACA JUGA:Bagaimana Sejarah Perang Dunia II dan Balasan Propaganda Cabul: Gambar Saru Tentara Sekutu!

Kategori :