Dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer tersebut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca signifikan ini dengan selalu memperbaharui informasi cuaca dan menjaga kebersihan lingkungan.
BMKG juga memberikan peringatan dini terkait kondisi cuaca ke depan. Pada 11-17 April, kondisi cuaca di Indonesia umumnya diprakirakan berawan hingga hujan ringan.
BACA JUGA:BMKG Prediksi La Nina Mengancam RI, Petani Diingatkan Waspadai Dampaknya
BACA JUGA:Urban Heat Island Mengancam Kota-kota Indonesia, BMKG Mendorong Upaya Mitigasi
Namun, perlu diwaspadai adanya peningkatan intensitas hujan yang bisa menjadi sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang, berpotensi terjadi di wilayah-wilayah berikut:
Hujan Lebat; Akan berpotensi terjadi di: Sumatra Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur.
Termasuk wilayah Kalimantan Utara, dan Papua. Angin Kencang; diperkirakan akan melanda: Aceh, Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.
BACA JUGA:Indonesia Berada di Tengah Sorotan, Begini Analisis Mendalam BMKG Terkait Gelombang Panas
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagar Allam, Jon Hasman SIP MM mengungkapkan, terkait adanya pemberitahuan dari BMKG tentang cuaca tersebut pihaknya mengimbau seluruh masyarakat kota Pagaralam untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
Apalagi Kota Pagar Alam sangat berpotensi terjadinya bencana, baik itu longsor, pohon tumbang di saat turun hujan disertai angin kencang.
“Kita mengimbau sekaligus meminta kepada masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan,” pintanya.