Sejarah Bima: Perjalanan Panjang dari Kerajaan hingga Era Modern!

Kamis 27-03-2025,23:20 WIB
Reporter : Lia
Editor : Almi

Namun, dengan masuknya Islam, sistem pemerintahan berubah dengan penerapan hukum syariah serta hubungan yang lebih erat dengan kerajaan-kerajaan Islam lainnya.

2. Hubungan dengan Kesultanan Gowa dan Perdagangan

BACA JUGA:Sejarah Gua Leang-Leang: Mengungkap Jejak Kehidupan Manusia Prasejarah di Sulawesi Selatan!

Kesultanan Bima menjadi bagian dari jaringan perdagangan maritim yang mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara.

3. Struktur Pemerintahan dan Hukum Islam

Sistem hukum yang diterapkan adalah kombinasi antara hukum Islam (syariah) dan hukum adat Bima.

Dengan demikian, aturan sosial dan ekonomi di Bima tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman namun tetap mempertahankan tradisi lokal.

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gua Kontilola: Keunikan Gua Penuh Stalaktit dan Kelelawar di Papua!

Masa Kolonial dan Perlawanan terhadap Belanda

1. Kedatangan Bangsa Eropa

Kesultanan Bima dipaksa untuk menandatangani perjanjian dengan VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie), yang mengikat Bima dalam pengaruh kolonial Belanda.

2. Perlawanan Kesultanan Bima terhadap Kolonialisme

BACA JUGA:Sejarah Gua Tewet: Mengungkap Warisan Seni Cadas Prasejarah di Kalimantan Timur!

Meskipun berada di bawah kendali Belanda, rakyat Bima tidak tinggal diam. Beberapa pemimpin lokal mengorganisir perlawanan terhadap penjajah.

Salah satu perlawanan terkenal adalah yang dipimpin oleh Sultan Abdul Hamid pada akhir abad ke-19. Beliau berusaha menolak dominasi Belanda dan mempertahankan kedaulatan Kesultanan Bima.

Peran Bima dalam Kemerdekaan Indonesia

Kategori :