Menelusuri Warisan Islam: Pesona Spiritual Makam Sunan Giri di Gresik

Jumat 07-03-2025,05:54 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

PAGARALAMPOS.COM - Kompleks Makam Sunan Giri di Gresik, Jawa Timur, merupakan salah satu destinasi wisata religi yang sarat sejarah, menarik peziarah dari berbagai daerah.

Sebagai salah satu anggota Wali Songo, Sunan Giri memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa, memengaruhi tradisi keislaman masyarakat sekitar.

Sebelum dikenal sebagai Sunan Giri, beliau bernama Joko Samudro, putra Maulana Ishaq dan Dewi Sekardadu, putri penguasa Blambangan di era Majapahit.

Nama "Giri" melekat karena dakwahnya di kawasan Giri, Kebomas, Gresik — yang berarti gunung dalam bahasa Jawa — merujuk pada pesantren yang didirikannya di atas bukit.

Dalam berdakwah, Sunan Giri berguru kepada Sunan Ampel dan mengadopsi pendekatan unik dengan mengenalkan permainan tradisional anak-anak, seperti Jelungan, Gula-ganti, dan Cublak Suweng, sebagai media penyebaran ajaran Islam.

BACA JUGA:Sejarah Singkat Museum Geologi Bandung: Banyak Memiliki Koleksi Unik!

BACA JUGA:Menilik Sejarah Museum Bahari, Memiliki Koleksi Unik Sebagai Museum Tertua di Indonesia!

Pengaruh beliau bahkan meluas hingga Madura, Lombok, Kalimantan, dan Maluku.

Sunan Giri wafat pada 1506 M dan dimakamkan di Gresik, sekitar 22 kilometer dari Surabaya. Kompleks makamnya terletak di Dusun Giri Gajah, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, mudah diakses dari Surabaya maupun Gresik.

Struktur makam terdiri dari tiga halaman berundak yang dihubungkan dengan tangga, dilengkapi gapura khas, termasuk Gapura Bentar dan Paduraksa, yang mempercantik arsitektur kompleks ini.

Selain sebagai tempat ibadah, kompleks ini menjadi pusat wisata religi, terutama saat Haul Kanjeng Sunan Giri pada Jumat terakhir bulan Maulid, serta tradisi malam selawe menjelang hari ke-25 Ramadhan, yang mendatangkan ribuan peziarah dan menghidupkan perekonomian lokal.

BACA JUGA: Gunung Kelimutu dan Danau Tiga Warna: Memiliki Sejarah dan Legenda yang Mistis!

BACA JUGA:Sejarah Taman Sari Jogja: Arsitektur dan Memiliki Bagian-Bagian dalam Taman Sari!

Keunikan lain dari kompleks makam ini adalah keberadaan pohon mengkudu yang diyakini memiliki khasiat penyembuhan.

Banyak peziarah membawa pulang buah mengkudu untuk dijadikan obat herbal tradisional.

Kategori :