Mengungkap Warisan Budaya Suku Kerinci: Harmoni Tradisi dan Alam yang Memesona

Selasa 25-02-2025,11:54 WIB
Reporter : Elis
Editor : Almi

BACA JUGA:Bangunan Bersejarah Yogyakarta Penuh Legenda: Misteri Kandang Menjangan!

Kehidupan Agraris yang Harmonis

Mayoritas masyarakat Kerinci bermata pencaharian sebagai petani. Mereka terkenal sebagai produsen kayu manis berkualitas tinggi yang diekspor ke berbagai negara.

Selain kayu manis, mereka juga menanam kopi, padi, dan tanaman lainnya, menunjukkan keahlian luar biasa dalam mengelola tanah yang subur.

Keseimbangan antara Agama dan Kepercayaan Lokal

Sebagian besar masyarakat Kerinci memeluk agama Islam, tetapi mereka tetap mempertahankan unsur kepercayaan tradisional.

Ritual adat sering melibatkan penghormatan terhadap roh leluhur dan alam, menciptakan harmoni antara nilai spiritual dan kearifan lokal.

BACA JUGA:Sejarah Singkat Kerajaan Galuh: Prasejarah Perkembangaan Dari masa ke Masa Peninggalan Kerajaan!

BACA JUGA:Kisah Sejarah Dibalik Misteri Suku Tidore Hingga Peninggalan Sejarah!

Kekayaan Seni dan Budaya

Seni budaya Kerinci sangat beragam, mulai dari tarian tradisional seperti "Tari Rangguk" hingga seni ukir kayu dan tenun khas daerah.

Kesenian ini menjadi bagian penting dalam upacara adat dan memperkaya identitas budaya mereka.

Keunikan Rumah Adat Larik

Rumah adat Kerinci, yang dikenal sebagai "Larik", memiliki bentuk panggung dengan atap menjulang menyerupai tanduk kerbau.

Rumah ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga pusat aktivitas adat dan menjadi simbol kebanggaan budaya masyarakat Kerinci.

BACA JUGA:Sejarah Suku Ternate: Sebuah Studi Peninggalan Suku, Serta Tradisi Hingga Adat!

Kategori :