Latihan kekuatan (strength training), seperti angkat beban ringan, yang memperkuat otot dan tulang.
Latihan keseimbangan dan fleksibilitas, seperti yoga dan tai chi, yang membantu mencegah jatuh.
BACA JUGA:Kesulitan Menjaga Keamanan Laptop? Cobalah 7 Antivirus Pilihan Terbaik Ini!
3. Pola Makan Seimbang
Selain kalsium dan vitamin D, lansia perlu mengonsumsi makanan yang mengandung magnesium, fosfor, serta protein yang cukup.
Pola makan sehat yang kaya buah dan sayur dapat membantu menjaga kepadatan tulang dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
4. Hindari Kebiasaan yang Merusak Tulang
Beberapa kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis meliputi:
Merokok: Zat dalam rokok dapat mengurangi kepadatan tulang dan mengganggu penyerapan kalsium.
BACA JUGA:WOW! Rp120.000 Langsung Cair ke DANA! Cukup Klik & Saldo Masuk Otomatis!
Konsumsi alkohol berlebihan: Alkohol dapat menghambat pembentukan tulang baru.
Kafein berlebihan: Terlalu banyak kafein (kopi dan teh) dapat mengurangi penyerapan kalsium dalam tubuh.
5. Pemeriksaan Kepadatan Tulang Secara Rutin
Lansia, terutama yang memiliki riwayat keluarga osteoporosis, sebaiknya melakukan pemeriksaan kepadatan tulang (Bone Mineral Density Test) secara rutin.
Pemeriksaan ini membantu mendeteksi osteoporosis sejak dini sehingga dapat diberikan penanganan yang tepat.
BACA JUGA:Promil Sehat dengan Konsumsi Buah Alpukat, Begini Tips dan Cara Konsumsinya!