3. Infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih (ISK) mengakibatkan kandung kemih meradang sebagai akibatnya Mengganggu kemampuan kandung kemih untuk menahan urine, yang menyebabkan terjadinya ngompol.
Selain itu, infeksi saluran kemih pula dapat mengakibatkan gejala-tanda-tanda lain, mirip nyeri pada perut bagian bawah, nyeri waktu buang air mungil, dan urine berdarah dan berbau busuk.
BACA JUGA:Gaya Fashion untuk Pria Pendek: Tips Cerdas Agar Tampil Lebih Stylish!
4. Kehamilan
Ngompol artinya salah satu keluhan yang awam terjadi di wanita dewasa yg sedang hamil.
Hal ini sebab perubahan hormon yg terjadi selama masa kehamilan berefek melemaskan otot dasar panggul dan ligamen di saluran kencing, sehingga Bumil mampu kesulitan menahan urine.
Selain itu, ukuran rahim dan janin yang kian mengembang jua bisa menjadi penyebab bunda hamil ngompol.
BACA JUGA:Sendawa pada Bayi, Sangat perlu diperhatikan oleh Orang Tua, Alasan dan Tips Mengatasinya!
Pasalnya, kandung kemih semakin tertekan oleh pertumbuhan janin, sehingga ruang buat menampung urine pada kandung kemih berkurang.
5. Gangguan prostat
di laki-laki dewasa, ngompol juga bisa terjadi akibat adanya gangguan di kelenjar prostat, misalnya pembesaran kelenjar prostat (BPH).
waktu kelenjar prostat mengembang bisa memberi tekanan pada saluran kemih serta mengakibatkan penderita mengompol.
BACA JUGA:Keracunan makanan pada anak tentu bisa membuat Bunda dan Ayah khawatir, Ini 4 Tips Mengatasinya!
Pembesaran prostat jua umumnya disertai dengan sejumlah tanda-tanda lain, seperti buang air kecil terasa tidak tuntas, perlu mengejan saat buang air mungil, dan aliran urine lemah atau tersendat-sendat.
6. Diabetes
Diabetes merupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula pada darah. ketika hal ini terjadi, tubuh akan menaikkan produksi urine buat mengeluarkan kelebihan gula pada darah.
Dampaknya, frekuensi buang air mungil jadi semakin tinggi, bahkan bisa sampai mengakibatkan orang dewasa ngompol.