Akibatnya, nyeri terasa di area dada. Penyebab pasti kondisi ini belum diketahui, tetapi kejang otot ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan yang cukup signifikan.
3. Esofagitis
Esofagitis adalah peradangan pada dinding kerongkongan yang sering disebabkan oleh alergi terhadap makanan tertentu atau refluks asam lambung.
Kondisi ini dapat menyebabkan sensasi terbakar di bawah tulang dada, mirip dengan gejala GERD.
BACA JUGA:Belum Terlalu Populer, Inilah 4 Manfaat Buah Bidara bagi Kesehatan Tubuh!
BACA JUGA:Kenali Manfaat Buah Srikaya, Rahasia Kesehatan Kulit dan Imunitas
4. GERD
Penyakit refluks gastroesofageal (GERD) terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menimbulkan sensasi panas di dada atau tenggorokan.
Karena letak jantung dan kerongkongan yang berdekatan, gejala GERD sering kali salah diartikan sebagai nyeri jantung.
5. Angina
Angina adalah nyeri dada akibat kurangnya suplai darah kaya oksigen ke otot jantung. Kondisi ini dapat menimbulkan tekanan di dada, serta rasa tidak nyaman yang mungkin menjalar ke bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung.
BACA JUGA:10 Manfaat Kesehatan Tersembunyi dari Biji Adas yang Perlu Anda Ketahui
BACA JUGA:Khasiat Ikan Gabus: Nutrisi Penting untuk Tumbuh Kembang Balita dan Kesehatan Ibu Hamil!
6. Serangan Jantung
Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke otot jantung terhambat, menyebabkan nyeri parah di area dada tengah.
Gejala serangan jantung biasanya lebih intens dibandingkan angina dan sering kali disertai nyeri yang menjalar ke lengan kiri, punggung, atau rahang.