Kartu E-Money Rusak? Jangan Panik, Gini Cara Mudah Memperbaikinya!

Minggu 12-01-2025,04:38 WIB
Reporter : Gelang
Editor : Almi

Untuk kartu e-money yang sudah tidak dapat digunakan, langkah selanjutnya adalah mengunjungi kantor cabang atau gerai layanan customer service bank yang menerbitkan kartu tersebut.

Biasanya, bank atau penyedia layanan e-money seperti Bank BCA (Flazz), Bank Mandiri (E-Money), atau Bank BRI (BRI Touch) menyediakan layanan penggantian kartu.

BACA JUGA:Mau Isi Saldo OVO Lewat DANA? Ini Cara Mudahnya!

Saat ke gerai layanan, pastikan Anda membawa identitas diri yang sah seperti KTP, serta kartu rusak yang akan diganti.

Proses ini biasanya akan melibatkan pemeriksaan kondisi kartu dan saldo yang tersisa.

4. Proses Penggantian Kartu dan Pencairan Saldo

Setelah kartu yang rusak diterima oleh layanan pelanggan, proses selanjutnya adalah mengganti kartu lama dengan kartu baru.

Pada umumnya, saldo yang ada pada kartu yang rusak akan dipindahkan ke kartu baru tanpa biaya tambahan.

BACA JUGA:Mau Dapat Rp100.000 Tanpa Modal? Isi Survei dan Cairkan Saldo e-Wallet Kamu!

Jika saldo tidak dapat dipindahkan karena kerusakan pada chip atau kartu tidak dapat dibaca sama sekali, layanan pelanggan akan memberikan solusi lebih lanjut.

Dalam beberapa kasus, bank atau penyedia e-money dapat melakukan proses klaim atau audit untuk memastikan saldo yang hilang.

5. Cairkan Saldo Melalui Transfer

Beberapa bank atau penyedia e-money juga menawarkan opsi untuk mentransfer saldo dari kartu yang rusak ke rekening bank.

Hal ini sangat membantu bagi Anda yang tidak ingin mengganti kartu fisik atau yang lebih memilih mencairkan saldo secara langsung.

BACA JUGA:Saldo DANA Kaget Rp 99 Ribu? Jangan Lewatkan Kesempatan Ini!

Proses transfer ini memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak bank, jadi pastikan Anda mengikuti prosedur yang ada.

Kategori :