Pendapat ini memberi petunjuk bahwa penggunaan abjad di Jawa sudah dimulai sejak 78 Masehi, meskipun belum ditemukan bukti tertulis yang mendukungnya. (*Tak Hanya Mitoa, Aji Saka Teryata Sosok Raja Pertama yang Ciptakan Aksara Jawa
PAGARALAMPOS.COM - Kebangkitan peradaban di Pulau Jawa sering dikaitkan dengan kisah legendaris Aji Saka.
Legenda ini konon menceritakan kisah Aji Saka, sosok pencipta aksara Jawa dan pencipta tahun Saka.
BACA JUGA:Bukan Hanya Mitos Belaka Saja, Ternyata Aji Saka Adalah Sosok Raja pertama yang Membuat Aksara Ja
Lalu darimana asal usul Aji Saka dan bagaimana kisahnya hingga dikenal sebagai sosok yang melahirkan peradaban di tanah Jawa?
Legenda mengatakan bahwa Aji Saka berasal dari negeri jauh bernama Bumi Majeti.
Namun ada juga yang menjelaskan bahwa Aji Saka merupakan keturunan suku Shaka di India.
Hal ini dapat dimaklumi karena banyak versi mengenai asal usul atau sejarah Aji Saka.
Aji Saka digambarkan sebagai seorang pemuda gaib yang memiliki sebuah keris pusaka, sorban sakti, dan dua orang pelayan setia bernama Dora dan Sembada.
Selain itu, ia adalah pribadi yang suka menolong, termasuk menolong rakyat Jawa dari kekejaman penguasanya.
Sebenarnya peradaban Medang Kamulan itu memang ada dan bukan suatu mitos atau mitologi.
Medang Kamulan sendiri berasal dari kata ‘Mdhang’ atau singkatan dari ‘Madya Ng’ atau ‘Jaman Pertengahan’, dan Kamulan yang berarti ‘Pertama’.
Jaman kamulyan inilah yang oleh orang Barat dan Yunani dikatakan sebagai negeri ‘Atlantis’.
Cerita turun temurun dari nenek moyang menyebutkan jika konon Desa Banjarejo merupakan wilayah kekuasaan Prabu Dewata Cengkar dan Ajisaka.
Kemunculan Kerajaan Medang Kamulan diyakini oleh sebagian pendapat dianggap pernah berdiri di Pulau Jawa namun bukti keberadaannya tidak ditemukan.