Kemudian Aria Tebing mendatangi kakaknya, ia meminta kakanya agar memberi tahu kelemahan Serunting.
Aria Tebing berjanji jika ia mengalahkan Serunting, maka ia tak kan membunuhnya. Namun Aria Tebing mengingatkan, jika ia kalah, pasti ia dibunuh oleh Serunting.
BACA JUGA:Si Pahit Lidah Sang Pendekar Legendaris Sumatera Selatan!
Kakaknya pun memberitahu kelemahan Serunting, yakni adanya tumbuhan ilalang yang bergerak meeski tak ditiup angin.
Jika Aria Tebing menombaknya, maka Serunting akan kalah. Singkat cerita kalahlah Serunting.
Kemudian Serunting pergi dan bertapa atas pemberitahuan kakek bernama Dayang Mahameru.
Selama dua tahun Serunting bertapa, ia mendapatkan kekuatan dewa, apa yang ia ucapkan jadi kenyataan. Ia pun dijuliki Si Pahit Lidah.
10. Antu Banyu
Diceritakan pada zaman dahulu kala hiduplah seorang pangeran yang memiliki bau badan sangat menyengat.
Pangeran ini dijauhi semua orang karena badannya yang selalu mengeluarkan bau, hinga dijuluki dengan Pangeran Amis.
Tak ada yang berseda menikah dengannya, sampai pada suatu saat ada raja yang bersedia menikahkan putrinya dengan Pangeran Amis.
Pernikahan itu berjalan sangat singkat, sebab dalam setengah hari, putri tersebut tidak tahan dengan abu amis suaminya.
BACA JUGA:Awas Jangan Salah Pilih! Ini Lho 5 Model Rambut Pixie Cut Perempuan Sesuai Bentuk Wajah
Si putri yang merasa tidak tahan dengan bau badan pangeran lalu nekat menceburkan diri ke dalam sungai dan tenggelam. Putri inilah yang menjadi Antu Banyu.
Sobat, itulah kumpulan cerita rakyat Sumatera Selatan yang bisa anda jadikan refrensi.