Belum Terpecahkan, Ini Beragam Versi Tentang Si Pahit Lidah Adalah Utusan Majapahit di Sumsel!

Jumat 26-05-2023,04:00 WIB
Reporter : Edi
Editor : Edi

PAGARALAMPOS.COM – Sampai saat ini, sejarah pendekar sakti Si Pahit Lidah yang bisa mengutuk orang, hewan dan benda lain menjadi batu, sebagai utusan dari kerajaan majapahit masih belum perpecahkan, masih menjadi misteri.

 

Sebab, sejarah yang menceritakan pendekar sakti Si Pahit Lidah merupakan utusan majapahit di Sumsel ini beragam, banyak versi, baik itu dari cerita orang terdahulu maupun sejarah yang dituliskan di berbagai macam buku. Oleh sebab itu, sampai saat ini, kebenaran sejarah ini belum terpecahkan.

 

Nah, inilah beragam versi tentang sejarah Si Pahit Lidah adalah utusan dari Majapahit di Sumsel.    

 

Misteri Si Pahit Lidah

BACA JUGA:Kisah Si Pahit Lidah Sebagai Pendakwah, Benarkah Pendekar Tersebut Merupakan Utusan Majapahit di Sumsel?

Dalam versi dari Suku Serawai (Semidang Alas Bengkulu Selatan), Si Pahit Lidah berasal dari jazirah Arab, yang mendapat tugas dari Batara Majapahit untuk menjadi Duta Majapahit di Negeri Bengkulu. 

 

Di Bengkulu untuk mempermudah tugasnya, Si Pahit Lidah kemudian menikah dengan puteri Raja Serawai.

 

Sementara dalam versi Suku Gumay Besemah, Si Pahit Lidah bernama Pangeran Sukemilung, anak dari Ratu Radje Mude (Ratu Kebuyutan) penguasa terakhir Bukit Siguntang. 

 

Dalam versi ini Si Pahit Lidah diceritakan keturunan ke-9 dari Diwe Gumai.

Kategori :