Sebab, tak menutup kemungkinan di saat service dilakukan, kejadian kebocoran pada radiator tidak diketahui oleh mekanik.
Oleh sebab itu, kurangnya perhatian dalam merawat dan mengecek kondisi radiator bisa menjadi salah satu hal yang sangat besar kemungkinan memicu kebocoran atau kerusakan di bagian radiator itu sendiri.
BACA JUGA:Menparekraf Kagum dengan Keindahan dan Keragaman Desa Wisata Tari Rebo Babel
Maka dari itu, seminggu sekali sebaiknya Anda melakukan pengecekan dengan melihat apakah ada kebocoran atau sedikit indikasi kebocoran.
Jika Anda mengetahui dan melihat ada sedikit air radiator menetes, jangan tunggu lama.
Segera ambil tindakan dengan membawanya ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan yang lebih mendalam.
Ini merupakan salah satu cara mencegah kebocoran radiator dengan selalu merawat dan mengecek kondisi air radiator.
BACA JUGA:Awas Sering Haid Terlambat Bahaya? Kenali 10 Penyebabnya, Sebelum Terlambat!
Mengingat, tak bisa dipungkiri jika penyebab adanya air coolant yang merembes keluar bisa dipicu karena kurang adanya perhatian pada bagian radiator motor.
So, sudah jelas dan pasti bahwa perawatan mandiri tetap menjadi langkah penting selain melakukan service rutin di bengkel resmi.
Setidaknya sebagai tindakan preventif untuk meminimalisir kerusakan atau kebocoran.
BACA JUGA:Gua Batu Cermin Destinasi Wisata Unggulan Sebelum ke Taman Nasional Komodo
Adanya Partikel di Selang Radiator
Di sisi lain, faktor yang memicu terjadinya masalah pada radiator bisa jadi karena adanya partikel kecil yang bisa saja memiliki permukaan atau sudut tajam.
Sehingga, memicu timbulnya lubang kecil kasat mata yang membuat cairan coolant pun ikut keluar.
Kondisi atau penyebab seperti ini memang jarang terjadi. Namun, juga ada yang pernah mengalaminya.