BACA JUGA:Wisata Umbul Sidomukti, Tempat Healing Terbaik di Semarang
Menggunakan Air Biasa, Bukan Coolant
Tak jarang bahwa air radiator pada motor matic seringkali diganti dengan menggunakan air biasa. Padahal, ini merupakan tindakan yang tidak tepat sama sekali.
Bukan tanpa alasan mengingat air dengan kandungan oksigen terlarut dan beberapa kandungan kimia lain, sangat mudah memicu munculnya korosi.
Artinya, air biasa sangat berpotensi menimbulkan karat pada benda logam. Termasuk dalam hal ini jika digunakan untuk mengisi air radiator.
Karena, nantinya akan disalurkan ke seluruh susunan komponen mesin melalui jalur khusus maka tak menutup kemungkinan air tersebut akan memicu karatan.
BACA JUGA:Menparekraf Tanam Bibit Mangrove di Desa Wisata Sungsang IV Banyuasin Sumsel
Sehingga, saluran sebagai lewatnya air radiator menjadi berlubang karena korosi.
Dengan demikian maka lama-lama pun akan membuat radiator pada motor matic pun bocor.
Jelas sudah jika penggunaan air biasa sebagai cairan radiator tidak bisa dibenarkan. Mengingat akan menimbulkan dampak kerusakan yang sangat parah. Khususnya di area radiator.
Maka, untuk mencegah masalah karatan atau korosi, sangat disarankan sekali untuk selalu menggunakan cairan coolant yang memang khusus sebagai cairan radiator motor.
BACA JUGA:SERU! Ini 5 Wisata Air di Lubuklinggau, Cocok Buat Uji Andrenaline Juga
Kurangnya Perawatan khusus Radiator
Seringkali memang tanpa disadari, kebanyakan orang hanya sekedar service berkala semata dan dianggap sudah selesai.
Padahal, tentu diperlukan pengecekan mandiri setiap waktu. Seperti dengan menjaga atau merawat kondisi di area radiator.