Dalam wawancaranya dikuti dilaman militer.id Serka Siswadi mengatakan bahwa dirinya pasrah dengan adanya insiden tersebut namun dirinya sangat terbantu dengan adanya tangan bionic itu.
Hingga saat ini Serka Marinir Siswadi masih aktif berdinas di kesatuannya. Insiden yang terjadi padanya saat itu, sama sekali tidak membuatnya untuk berhenti mendedikasikan hidupnya
Untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai seorang Tentara Nasional Indonesia matra laut.
Karena bagi dirinya, menjadi seorang tentara bukanlah tentang sebuah pekerjaan. Namun lebih kepada jalan hidup yang telah dipilihnya. (*)