Ada Apa? Ganjar Pranowo Diberi Penghargaan dari Tito Karnavian

Minggu 30-04-2023,00:30 WIB
Reporter : Rerry
Editor : Rerry

Ada Apa? Ganjar Pranowo Diberi Penghargaan dari Tito Karnavian JAKARTA,PAGARALAMPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo buat Provinsi Jawa Tengah. Menerima penghargaan sebagai 'Provinsi dengan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik Nasional' oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian langsung kepada Ganjar Pranowo.

BACA JUGA:Waw! Fakta Menarik Tentang Met Gala 2023 yang Tinggal Menghitung Hari, Nomer 4 Bikin Kamu Tercengang Penerimaan penghargaan itu terjadi saat upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-27 di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Sabtu 29 April 2023. Provinsi Jawa Tengah berhasil menjadi provinsi berkinerja terbaik secara nasional dengan perolehan skor 3,714 status kinerja tinggi. Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi membuat Jawa Tengah raih penghargaan. Dia juga berkata pemerintahan daerah harus terus berkomitmen menyelenggarakan sistem kepemimpinan yang jujur, tegas dan adil.

BACA JUGA:Selamat! Suami Beruntung Jika Beristrikan Salah Satu dari 4 Shio Wanita Pembawa Hoki Ini "Semuanya memberikan dukungan dan Alhamdulillah selama pengelolaan pemerintahan, good governance menjadi satu nilai yang penting dan jadi pedoman." "Sehingga, dengan perencanaan bagus, maka eksekusinya juga akan bagus, dan hasilnya juga relatif bagus," katanya Ganjar Pranowo. Ganjar Pranowo menilai penghargaan kali ini bukanlah puncak. Menurutnya, ini hanya bagian dari apresiasi pemerintah pusat untuk memotivasi agar bekerja semakin lebih baik lagi.

BACA JUGA:Bukan 7, Ternyata 6 Mahasiswa Asal Pagar Alam Yang Terjebak Konflik di Sudan, Simak Kisah Tragisnya "Kami harus lebih baik lagi, lebih inovatif dan lebih bisa memberikan pelayanan pada masyarakat yang the best dengan segala peralatan, metodologi yang dipunyai termasuk pengalaman yang ada," ujar Ganjar Pranowo. Mengusung slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' atau tidak korupsi dan tidak berkhianat, pemerintahan Jawa Tengah berangsur membaik. Pemerintahan yang baik tersebut diikuti dengan banyaknya kemajuan. "Kami harus lebih baik lagi, lebih inovatif dan lebih bisa memberikan pelayanan pada masyarakat yang the best dengan segala peralatan, metodologi yang dipunyai termasuk pengalaman yang ada," ujar Ganjar Pranowo.

BACA JUGA:‘Aturan Menjadi Hantu’ dalam Serial The Haunting of Bly Manor Diketahui era kepemimpinan Ganjar Pranowo membuat sistem pemerintahan di Jawa Tengah cukup mengalami banyak transformasi. Mengusung slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' atau tidak korupsi dan tidak berkhianat, pemerintahan Jawa Tengah berangsur membaik. Pemerintahan yang baik tersebut diikuti dengan banyaknya kemajuan. Seperti infrastruktur, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang berkembang cukup merata di seluruh daerah se-Jawa Tengah.

BACA JUGA:Maksimal 55 Tahun, KPU RI Tegaskan Petugas KPPS Tidak Boleh Jantungan, Mengapa? Lebih dari itu, Ganjar Pranowo berkata inovasi dan kreasi baik dalam bentuk kebijakan maupun segala bentuk output-nya terhadap daerah. Harus selalu ditingkatkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. "Maka mesti diberikan perhatian penuh dan penghargaan ini bukan puncak ya, penghargaan ini apresiasi dari pemerintah yang mestinya nanti jauh lebih baik lagi. Lebih inovatif dan memberikan pelayanan masyarakat yang terbaik," jelasnya Ganjar Pranowo.

BACA JUGA:Menakjubkan! Inilah 5 Keunikan Dataran Tinggi Dieng , Negeri di Atas Awan yang ada di Indonesia Selain provinsi Jawa Tengah, beberapa kota di Jawa Tengah juga mendapatkan penghargaan, seperti Kota Semarang, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, dan Kabupaten Wonogiri. Semua daerah itu berhasil menggaet predikat status kinerja pemerintahan daerah yang tinggi. Hasil tersebut tertuang dalam Keputusan Kemendagri Tentang Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun 2022. Selain Ganjar Pranowo, upacara peringatan Hari OTDA dihadiri 600 kepala daerah tingkat wali kota, bupati, hingga gubernur se-Indonesia.

BACA JUGA:Serial The Haunting of Bly Manor, Teror Romansa Gothic nan Misterius Peringkat skor status kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah diberikan kepada 3 provinsi, 10 kabupaten, dan 10 kota berprestasi secara nasional.*

Kategori :