Pertimbangan lain yang perlu diperhatikan selain perawatan yakni harga suku cadang mobil matic yang lebih mahal.
Anda harus bersiap jika terjadi kerusakan pada mobil matic untuk merogoh kocek dalam-dalam guna memperbaiki atau mengganti sparepart yang mengalami kerusakan atau memang sudah waktunya diganti.
Canggihnya sistem transmisi pada mobil matic adalah salah satu faktor yang membuat harga jual sparepartnya tinggi/mahal jika dibandingkan mobil manual.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Tempat Wisata di Danau Ranau, Cocok Banget Buat Rekreasi Bareng Keluarga
Harga Jual Murah
Harga mobil bertransmisi otomatis, umumnya lebih mahal dibandingkan dengan model manual saat membelinya di dealer.
Namun, siapa sangka justru harga jualnya anjlok dan lebih murah ketimbang saat menjual kembali mobil manual.
Hal ini bisa dilihat di pasar mobil bekas yang mana label harga mobil matic selalu di bawah mobil manual meski tahun pembuatannya sama.
So, hal ini perlu dipikirkan ketika Anda memilih mobil matic sebagai pilihan batu loncatan jika akan menjualnya kembali.
BACA JUGA:6 Destinasi Wisata di Padang yang Menakjubkan
Agak Berbahaya ketika Melewati Medan Menanjak
Nah, jika Anda memperhatikan soal keselamatan, tentu salah satu kekurangan mobil matic adalah ketika dikendarai melewati jalanan menanjak, seperti di perbukitan misalnya.
Pasalnya, pengemudi tidak bisa menggunakan engine brake mengingat mobil matic tidak menyediakan gigi persneling.
Sehingga, ketika melewati jalan menurun yang cukup curam, untuk mengontrol laju dari mobil jenis ini hanya bisa menggunakan rem saja.
Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan mobil matic yang telah Mas Sena ungkap secara detail.