Salah satunya dengan mengecek apakah ada tetesan air di bawah mobil Anda.
Jika ada tetesan, khususnya di bagian radiatornya yang sangat dimungkinkan bahwa itu merupakan tanda ada kerusakan pada bagian radiator mobil.
Jadi, dengan mengenal kondisi seperti ini, diharapkan Anda semakin memahami ciri-ciri radiator mobil rusak sehingga bisa dilakukan perbaikan dengan tepat sasaran.
So, tetaplah cermat dalam memahami kondisi mobil Anda.
Muncul Karat pada Permukaan Radiator
Ciri-ciri radiator mobil rusak juga bisa ditelusuri pada bagian permukaan dari radiator itu sendiri secara mandiri.
Cobalah untuk sesekali mengecek melalui celah di sekitar kipas pendingin untuk melihat pada bagian permukaan dari radiator apakah ada gejala korosi atau tidak.
Jika menemukan adanya gejala korosi maka sudah pasti ada rembesan air yang menyentuh permukaan sebagai akibat dari proses korosi yang menyebabkan karat.
Nah, korosi di sini tentu saja menandakan gejala bahwa air radiator mengalami kebocoran atau merembes keluar dan menetes di bagian permukaannya.
Sebelum kejadian ini lebih parah dan merembet pada kerusakan pada bagian lain, segeralah untuk memperbaikinya.
Anda bisa membawanya ke bengkel resmi atau saat melakukan service rutin.
BACA JUGA:10 Tempat Wisata Kuliner Enak di Jabodetabek yang Paling Favorit
Bahan Bakar Mudah Habis/Boros
Di sisi lain, kondisi radiator yang bermasalah juga bisa dikenali dari kondisi panas yang mulai menunjukkan gejala overheat.
Kondisi suhu mesin yang panas seperti ini juga akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih boros jika dibandingkan dengan kondisi jika radiator normal.