Hari Santri 2026, Dorong Santri Berperan Aktif Membangun Bangsa
Foto : Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dahnial Nasution Irup peringatan Hari Santri di Ponpes Dempo Darul Muttaqien.--ist
PAGARALAMPOS.COM – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 menjadi momentum krusial, untuk mengenang kembali sejarah perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari sekadar refleksi sejarah, peringatan ini juga menegaskan pentingnya memperkuat peran strategis santri, dalam pembangunan bangsa dan negara di masa kini.
Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Dempo Darul Muttaqien, Kota Pagar Alam, saat jajaran pemerintah daerah dan civitas akademika pesantren berkumpul dalam memperingati HSN 2026 pada Kamis (22/10).
Hadir dalam agenda tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dahnial Nasution. Kehadiran beliau menjadi bukti nyata perhatian dan dukungan penuh Pemerintah Kota Pagar Alam terhadap pengembangan dunia pendidikan pesantren, serta pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan berkarakter kebangsaan.
Melalui peringatan HSN 2026 ini, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus dan harapan Pemkot Pagar Alam bagi kemajuan pesantren, para santri diharapkan tidak hanya meningkatkan semangat belajar.
BACA JUGA:Hadiri Peringatan Hari Santri, Kapolres : Polri Mendukung Pendidikan Karakter di Pesantren
BACA JUGA:Pemkot Pagar Alam Dukung Kreativitas Santri Lewat Panggung Gembira
"Namun juga memperdalam ilmu agama, serta aktif mengembangkan wawasan dan keterampilan modern, guna menghadapi tantangan zaman tanpa menggoyahkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” terang Dahnial.
Dikatakan Dahnial, Ponpes dinilai memiliki peran vital dalam mencetak generasi penerus, yang tidak hanya unggul di bidang keagamaan (tafaqquh fiddin), tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Selain itu, kata Dahnial, peringatan HSN 2026 ini diharapkan makin mempererat tali silaturahmi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, kalangan pesantren, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Pagar Alam yang maju, religius, serta berdaya saing.
“Pondok pesantren bukan hanya benteng moral, tetapi juga pencetak generasi berkarakter yang siap berkontribusi aktif, dalam pembangunan daerah dan kemajuan Indonesia,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
