Pemkot PGA

Waspada, Penipuan Catut Nama Wawako Via Whastsapp

Waspada, Penipuan Catut Nama Wawako Via Whastsapp

Foto : Waspada modus penipuan whatsapp Wawako Pagar Alam.--ist

PAGARALAMPOS.COM – Masyarakat Kota Pagar Alam diminta meningkatkan kewaspadaan, terhadap modus penipuan melalui aplikasi WhatsApp yang mencatut nama pejabat daerah. Kali ini, sebuah akun WhatsApp menggunakan nama dan foto profil Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, untuk menyamarkan identitas penggunanya.

Wakil Walikota Pagar Alam, Hj. Bertha, menegaskan bahwa akun WhatsApp dengan nomor +6283119364746 tersebut bukan miliknya. Akun itu diduga merupakan modus penipuan dengan memanfaatkan identitas pejabat, untuk menarik kepercayaan masyarakat.

“Pencatutan nama dan foto profil pejabat seperti ini patut diwaspadai karena berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggungjawab, untuk berbagai kepentingan pribadi maupun aksi penipuan,” ujar Hj Bertha.

Hj Bertha mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya, terhadap pesan maupun panggilan dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai dirinya ataupun pejabat lainnya. Masyarakat juga diminta tidak terburu-buru menanggapi permintaan tertentu sebelum memastikan kebenaran identitas pengirim.  

BACA JUGA:Waspada Penipuan Modus Donasi Masjid, Pelaku Catut Nama Wawako Pagar Alam

BACA JUGA:Akun Tiktok Palsu Catut Nama Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar KS Persada : Waspada Modus Penipuan

BACA JUGA:Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Pemkot Pagar Alam, Kadiskominfo : Apalagi Iming - Imingi Proyek

Terlebih jika pesan tersebut mengarah pada permintaan uang, transfer dana, data pribadi, maupun informasi penting lainnya. Modus penipuan dengan mencatut identitas pejabat dapat memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap nama yang digunakan.

“Karena itu, kewaspadaan dan kebiasaan melakukan verifikasi menjadi langkah penting untuk menghindari kerugian,” imbuhnya.

Hj Bertha berharap masyarakat lebih cermat, dalam menggunakan media komunikasi digital dan tidak memberikan ruang, bagi pelaku untuk memanfaatkan identitas orang lain demi keuntungan pribadi.

“Kewaspadaan bersama menjadi kunci, untuk mencegah semakin banyak masyarakat menjadi korban penipuan. Jika menerima pesan mencurigakan yang mencatut nama pejabat, masyarakat diharapkan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: