iklan nagih
Pemkot PGA

Budidaya Melon Organik di Galon Bekas: Trik Hemat Air dan Pupuk ala Studio Tani

 Budidaya Melon Organik di Galon Bekas: Trik Hemat Air dan Pupuk ala Studio Tani

Budidaya Melon Organik di Galon Bekas: Trik Hemat Air dan Pupuk ala Studio Tani-pagaralampos-kolase

PAGARALAM POS.COM - Di tengah kondisi lahan Gunung Kidul yang dikenal memiliki tantangan ketersediaan air, sebuah metode sederhana justru membuka peluang baru dalam budidaya melon.

Pak Wiyono dari Studio Tani Kalisuci berhasil memanfaatkan galon bekas sebagai wadah tanam untuk menghasilkan melon organik berkualitas premium.

Metode tersebut dikenal sebagai “Petani Cerdas Air”. Konsepnya dirancang untuk membantu petani mengurangi penggunaan air, tenaga, sekaligus biaya pupuk.

Menariknya, sistem ini juga dapat diterapkan pada lahan terbatas sehingga cocok bagi masyarakat yang ingin mulai bertani dari rumah.

BACA JUGA:7 Desain Tangga Teras Berhias Pot Tanaman, Sederhana tapi Bikin Rumah Lebih Menarik

Mengubah Galon Bekas Menjadi Sistem Tanam Hemat Air

Menurut Pak Wiyono, persoalan yang dihadapi petani di Gunung Kidul bukan semata-mata tidak adanya air.

Tantangan lainnya adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan dan mengalirkan air, terutama ketika membutuhkan pompa atau sumber air berbayar.

Melalui sistem Cerdas Air, galon bekas dimanfaatkan menjadi wadah yang sekaligus berfungsi sebagai tempat penyimpanan air.

Bagian atas galon digunakan untuk media tanam, sedangkan bagian bawah menjadi reservoir.

Air kemudian disalurkan menuju media tanam melalui kain flanel yang berfungsi sebagai penghantar air secara kapiler.

Dengan mekanisme tersebut, tanaman memperoleh pasokan air secara perlahan sesuai kebutuhan akar sehingga penyiraman manual dapat dikurangi.

 

Konsep sederhananya adalah mengalirkan air langsung ke zona akar, bukan membasahi tanaman secara berlebihan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: