Pemkot PGA

Festival Literasi Sumsel 2026, Herman Deru Dorong Generasi Muda Bijak Hadapi Era AI

Festival Literasi Sumsel 2026, Herman Deru Dorong Generasi Muda Bijak Hadapi Era AI

Foto : Gubernur Sumsel H. Herman Deru saat membuka Festival Literasi Sumatera Selatan Tahun 2026 di The Sultan Convention Center.--Ist

PAGARALAMPOS.COM – Tantangan literasi di era digital semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Karena itu, budaya membaca dan kemampuan mengolah informasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru saat membuka Festival Literasi Sumatera Selatan Tahun 2026 di The Sultan Convention Center. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang.

Herman Deru mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang selama ini berperan dalam meningkatkan budaya literasi di Sumatera Selatan.

Menurutnya, kerja bersama tersebut turut membawa Sumsel meraih peringkat ketiga nasional sebagai provinsi dengan tingkat kegemaran membaca berdasarkan penilaian Perpustakaan Nasional RI. Sumsel juga berhasil meraih penghargaan Financial Literacy Award 2026.

BACA JUGA:Gelar TOT Paham AI, Kompol Roy Zulisrin : Personel Harus Terampil Manfaatkan Teknologi Digital

BACA JUGA:Zamannya Serba Digital Budaya Literasi Siswa Masih Diuji

“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi bagaimana kita mampu mengolah informasi menjadi pengetahuan yang bermanfaat,” ujar Herman Deru.

Ia mengajak para duta dan bunda literasi di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel untuk terus menjadi teladan bagi masyarakat.

Peran tersebut dinilai penting dalam mendorong generasi muda agar semakin gemar membaca sekaligus mampu menyaring informasi di tengah perkembangan teknologi.

Sementara itu, Duta Literasi Sumsel Ratu Tenny Leriva MM mengatakan literasi memiliki peran strategis dalam membangun peradaban, terlebih di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

BACA JUGA:Literasi Kunci Peradaban Memahami Dunia

BACA JUGA:Pagar Alam Raih Juara I Literasi Budaya di Festival Literasi Sumsel 2025

Menurutnya, kehadiran kecerdasan buatan harus disikapi dengan kemampuan dan pengetahuan yang memadai agar teknologi dapat memberikan manfaat positif.

“Kita harus paham dengan teknologi dan mampu mengubah pengetahuan menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Untuk itu, teknologi tersebut mesti dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait