iklan nagih
Pemkot PGA

Pemkot Pagar Alam Siapkan 50 Hektar Budidaya Bawang Putih

Pemkot Pagar Alam Siapkan 50 Hektar Budidaya Bawang Putih

Foto : Walikota Pagar Alam H Ludi Oliansyah meninjau lahan budidaya Bawang Puith di lokasi aset Pemkot Pagar Alam.--ist

PAGARALAMPOS.COM - Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Pertanian tunjukkan komitmenya mendukung astacita Presiden RI wujudkan ketahanan pangan nasional, Salahsatunya dengan mengenjot produktifitas komiditi bawang putih melalui sentra pertanian di Kota Pagar Alam.

Ditahun ini juga, pengembangan komoditas bawang putih yang dinilai belum banyak dilitik petani di Pagar Alam justru mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat melalui bantuan Bank Indonesia. 

Peluang mendongrak pertanian melalui budidaya Bawang Putih ini direspon cepat Walikota Pagar Alam H Ludi Oliansyah, dengan menyiapkan lahan mencapai 50 hektar.

Untuk tahap awalnya 10 hektar, bantuan buat bibit yang sudah tersediakan sebanyak 1,2 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian. 

Pemerintah Kota Pagaralam siap menyukseskan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya mewujudkan Swasembada Pangan Nasional melalui Pengembangan Komoditas Bawang Putih di Kota Pagar Alam Provinsi Sumatra Selatan.

BACA JUGA:Dukung Asta Cita Presiden RI, Kapolda Sumsel - Kapolres Tanam Serentak Bawang Putih

BACA JUGA:Poktan di Pagar Alam Panen Raya Bawang Merah, Bank Indonesia : Bantuan Program Pengendali Inflasi

Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengatakan bahwa program ini baru jalan namun Kota Pagar Alam sudah siap lahan buat ditanam. Artinya sudah menang beberapa langka dalam mendujung program tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Pusat kepada petani.

"Ini menjadi peluang besar bagi Kota Pagar Alam untuk berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor Bawang Putih," kata Wako Ludi selasa (4/8/2026).

“Kebutuhan bawang putih di Indonesia mencapai sekitar 700 ribu ton setiap tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Ini menjadi peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi seperti Kota Pagar Alam yang wilayah nya luas lahan pertanian dan juga Aset berupa Lahan yang masih belum di kelola masih sangat luas.," ucapya.

Menurut Wako ludi, apabila pengembangan Pertanian bawang putih dilakukan secara serius dan berkelanjutan, dampaknya akan sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Pagaralam. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam Kota Pagar Alam tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi tetangga."katanya. 

“Bawang putih memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan manfaatnya sangat banyak, mulai dari kebutuhan konsumsi, kesehatan hingga industri. Karena itu saya mengajak seluruh kelompok tani di kota pagaralam agar memanfaatkan program  bantuan ini dengan sungguh-sungguh. Marin kita tanam dengan baik, jangan ragu, program ini harus berhasil. Pemerintah Kora Pagaralam akan terus memberikan pendampingan kepada petani,” tegas Wako Ludi. 

Wako Ludi juga mengingatkan agar bantuan benih yang diberikan nanti tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pengembangan pertanaman bawang putih.

“Jangan menjual benih yang diberikan pemerintah. Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok tani. Jika program ini berhasil, tentu akan terus kita dorong pengembangannya. Besar harapan kita suatu saat nanti Bapak Presiden dapat hadir melihat langsung keberhasilan pengembangan bawang putih di Kota Pagar Alam.” tambah Ludi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: