Okara Disulap Jadi Pakan Ternak Berkualitas
Foto : Mahasiswa dan anggota Kelompok PP3T Gunung Kendang melaksanakan kegiatan pengembangan inovasi menghasilkan pakan ternak yang berkualitas. --ist
PAGARALAMPOS.COM – Warga Desa Gunung Kendang Kelurahan Tumbak UIas, Kelurahan Pagar Alam Selatan menunjukkan bahwa limbah bukan selalu menjadi masalah, lewat pemberdayaan Kelompok PP3T (Paguyuban Pengusaha Tahu, Tempe, dan Toge), limbah ampas tahu atau okara kini diolah menjadi pakan ternak alternatif yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Lewat program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Dosen Institut Teknologi Pagar Alam (ITPA) yang dipimpin Tri Susanti, M.Kom, bersama anggota Debi Gusmaliza, M.Kom dan Anggia Martiana, S.Tp, M.Si , serta beberapa Mahasiswa dan anggota Kelompok PP3T Gunung Kendang melaksanakan kegiatan pengembangan inovasi, dengan mengubah limbah ampas tahu menjadi pakan ternak yang berkualitas.
Tri Susanti mengatakan, selama ini, tingginya harga bahan baku pakan menjadi tantangan bagi para peternak dalam mempertahankan produktivitas usaha. Di sisi lain, industri rumahan pengolahan tahu setiap hari menghasilkan limbah padat berupa okara dalam jumlah melimpah.
Padahal, limbah tersebut masih kaya akan protein, serat, lemak, dan mineral yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak.
BACA JUGA:Study Banding ke Bengkulu, ITPA Implementasikan Kerjasama dan Sinergi Antar Lembaga
BACA JUGA:KKN ITPA Berkontribusi Nyata Dukung Kebersihan Linmgkungan
“Melihat potensi tersebut, kita mulai mengoptimalkan pemanfaatan okara melalui proses pengolahan sederhana. Ampas tahu dikeringkan, difermentasi, kemudian dicampur dengan bahan pakan lainnya sehingga menghasilkan pakan ternak yang lebih awet, bergizi, dan memiliki daya simpan lebih lama,” ujarnya.
Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi dalam mengurangi limbah industri tahu, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Produk pakan alternatif tersebut dapat dipasarkan kepada peternak ayam, bebek, kambing, hingga pembudidaya ikan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pakan komersial.
Sementara itu, Ketua PP3T Gunung Kendang Subagio menuturkan, pihaknya sangat menyambut baik dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya, kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan P3M Teknologi serta Institut Teknologi Pagar Alam, yang telah memberikan bantuan melalui kegiatan pengabdian.
“Terimakasih kepada P3M Institut Teknologi Pagar Alam serta kepada DPPM Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi. Harapan kami agar kerja sama dan pembinaan seperti ini, dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan keterampilan para pelaku usaha,” serunya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

